Limapuluh Kota Resmi Tangguhkan Imunisasi MR

Limapuluh Kota Resmi Tangguhkan Imunisasi MR Foto: Rozi Yardinal

Covesia.com - Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi resmi menangguhkan Imunisasi Measles Rubella (MR) untuk para siswa mulai hari ini, Rabu (8/8/2018). Ini dilakukan menyusul penolakan dari beberapa pihak dan adanya siswi yang terjangkit virus herpes diduga usai mendapatkan imunisasi MR.

"Kita tangguhkan terlebih dahulu sampai adanya instruksi selanjutnya dari pemerintah pusat. Ini juga bentuk respon kami kepada MUI Kabupaten Limapuluh Kota yang memasukkan surat permohonan penangguhan imunisasi MR tanggal 6 Agustus 2018 kemarin," Kata Bupati, Irfendi Arbi kepada Covesia.com, Rabu.

Terkait isu Laudia Lavega (13), siswi SD Negeri 01 Situjuh Ladang Laweh yang terjangkit virus Herpes, Irfendi menuturkan virus herpes yang menyerang siswi ini tidak ada hubungannya dengan imunisasi MR. Sebelum imunisasi, Vega sudah terserang virus.

"Tidak ada hubungan sakit Vega ini dengan imunisasi. Jika berefek samping, pasti seluruh badannya yang kena. Bukan syaraf dekat mata kanan saja," kata Bupati.

Dalam masa penangguhan ini, Bupati telah menginstruksikan dinas Kesehatan untuk mengevaluasi kembali persoalan Vaksin Imunisasi MR.

"Dinas kesehatan sudah saya suruh evaluasi total dalam imunisasi ini. Agar lebih aman dan tidak ada lagi persoalan maupun isu yang berkembang nanti," kata Bupati.

Sedangkan Dinas Pendidikan langsung meninjau kondisi para siswa yang sudah mendapatkan imunisasi. 

Pasalnya, ada laporan kepada Wakil Bupati, Ferizal Ridwan yang menyebutkan korban imunisasi berjumlah lima siswa. Masing-masing di sekolah daerah Taeh, Kecamamatan Payakumbuh dan Lareh Sago Halaban.

"Semua koordinator UPT Pendidikan di masing-masing kecamatan kami kerahkan untuk meninjau kondisi para siswa pasca imunisasi," kata Plt Kadis Pendidikan Limapuluh Kota, Indrawati.

Kontributor Limapuluh Kota: Hajrafiv Satya Nugraha 

Berita Terkait

Baca Juga