Disdik Limapuluh Kota Hentikan Imunisasi Rubella

Disdik Limapuluh Kota Hentikan Imunisasi Rubella Pemerintah Kota Pariaman melakukan pencanangan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) di MTsN 1 Kota Pariaman, Desa Pauh, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumbar, Rabu (1/8/2018). Foto: Rozi Yardinal

Covesia.com -  Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota menginstruksikan seluruh kepala Sekolah untuk menghentikan Imunisasi Rubella. Hal ini diambil menyusul seorang siswi kelas VI SD Negeri 01 Situjuah Ladang Loweh terkena Herpes yang diduga setelah mendapatkan Imunisasi.

"Tadi saya dapat informasi ada siswi kami yang sakit usai imunisasi rubella. Memang belum dipastikan apakah itu karena efek imunisasi atau tidak. Tapi yang jelas, imunisasi saya hentikan di sekolah-sekolah," kata Plt Kadis Pendidikan indrawati, Selasa (7/8/2018).

Dinas Pendidikan hanya sebagai objek dari program imunisasi rubella yang dilakukan oleh dinas kesehatan, katanya. 

"Kami hanya objek, bukan pelaksana. Sekarang sudah ada korban dan kami memilih untuk menutup pintu untuk program imunisasi ini sekolah-sekolah. Seluruh kepsek sudah saya instruksikan agar menolak imunisasi. Walaupun hanya sebatas sosialisasi," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Limapuluh Kota, Tien Septino mengatakan Vega terkena virus Herpes dan tidak ada hubungannya dengan imunisasi Rubella.

"Siswi itu terkena virus Herpes dan tidak ada hubungannya dengan imunisasi Rubella. Seandainya memang benar efek rubella, akan berimbas ke seluruh tubuh. Tetapi ini hanya herpes yang menyerang syaraf di dekat mata kanannya," kata Tien.

Kontributor Limapuluh Kota : Hajrafiv Satya Nugraha 

Baca juga: Usai Imunisasi Rubella, Siswi di 50 Kota Terjangkit Virus Herpes

Baca juga: Wabup 50 Kota Tegaskan Pemberian Imunisasi Rubella ke Anak Ditangguhkan

Berita Terkait

Baca Juga