Kenali Gejala Kanker Leukemia yang dialami Putri Denada

Kenali Gejala Kanker Leukemia yang dialami Putri Denada Foto: Instagram

Covesia.com - Shakira Aurum, putri semata wayang selebritis Denada dikabarkan divonis terkena leukemia atau kanker darah. Kini, Shakira telah lebih dari satu bulan berada di Singapura untuk menjalani pengobatan.

Kondisi kesehatan yang dialami oleh Shakira memang menggugah hati. Hal ini lantas membuat masyarakat bertanya-tanya, apakah sebenarnya yang dimaksud dengan leukemia?

Mengenali kanker bernama leukemia

Leukemia merupakan suatu jenis kanker yang melibatkan jaringan pembentuk sel darah pada tubuh, termasuk sumsum tulang dan sistem limfatik tubuh. Ada berbagai jenis leukemia yang dapat terjadi, dimana sebagian tipe lebih sering pada anak-anak, sedangkan tipe lainnya memiliki predileksi pada orang dewasa.

Leukemia sendiri umumnya melibatkan sel darah putih, yang pada dasarnya berfungsi untuk melawan infeksi pada tubuh. Pada keadaan normal, sel darah putih berkembang dan membelah dengan teratur, sesuai kebutuhan tubuh. Pada individu dengan leukemia, sumsum tulang memproduksi sel darah putih yang abnormal dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Leukemia sendiri memiliki beberapa tipe, bergantung dari kecepatan progresivitas penyakit dan tipe sel darah putih yang terlibat. Beberapa faktor risiko yang diduga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya leukemia adalah adanya kelainan genetik, riwayat pajanan terhadap zat kimia tertentu, merokok, atau riwayat anggota keluarga lain yang mengalami leukemia.

Waspada gejala leukemia

Lalu, apa saja gejala yang dapat timbul pada leukemia? Tanda dan gejala dari leukemia dapat bervariasi, bergantung dari tipe leukemia tersebut sendiri.

Beberapa tanda dan gejala yang sering ditemui pada kondisi ini adalah demam atau meriang, rasa lelah dan kelemahan yang menetap, sering mengalami infeksi dan penurunan berat badan berlebih. Selain itu gejala lain yang dialami penderita adalah mudah mengalami lebam atau perdarahan, pembengkakan kelenjar getah bening, pembesaran hati atau limpa, mimisan berulang, bintik-bintik merah pada kulit, produksi keringat yang berlebih terutama pada malam hari, dan nyeri tulang.

Untuk menentukan diagnosis dari leukemia, biasanya dokter akan melakukan wawancara medis yang mendetail, pemeriksaan fisis, dan pemeriksaan penunjang yang dinilai perlu. Pada pemeriksaan fisis, dokter akan mengevaluasi adanya tanda-tanda fisis dari leukemia, yang dapat berupa kulit pucat, pembengkakan pada kelenjar getah bening, serta pembesaran hati dan limpa.

Selanjutnya, hasil pemeriksaan laboratorium darah juga dapat dievaluasi untuk melihat adanya kadar abnormal pada sel darah merah, sel darah putih, atau trombosit. Selain itu, hitung jenis dari sel darah putih juga dapat membantu menentukan tipe sel darah putih yang terlibat. Pada pemeriksaan lanjutan, dokter juga dapat menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan sumsum tulang bila diperlukan.

Bagaimana menangani leukemia?

Penanganan leukemia bergantung dari banyak faktor. Pilihan jenis penanganan ditentukan berdasarkan usia, status kesehatan secara keseluruhan, tipe leukemia, apakah terdapat penyebaran ke bagian tubuh lainnya, dan sebagainya.

Secara umum, penanganan leukemia dapat mencakup kemoterapi, targeted therapy, terapi biologis, terapi radiasi, atau transplantasi sel punca. Dengan mengevaluasi hasil pemeriksaan fisis dan pemeriksaan penunjang, dokter dapat menentukan jenis terapi yang paling sesuai.

Kanker merupakan salah satu kondisi kesehatan dengan angka kejadian yang saat ini semakin meningkat. Di antara berbagai jenis kanker yang ada, salah satunya adalah kanker sel darah putih, atau leukemia, seperti yang dialami oleh Shakira Aurum, anak Denada.

Sebagai upaya pencegahan, deteksi dini leukemia sangat penting untuk dilakukan. Jika Anda merasaka gejala-gejala yang diuraikan di atas, segera periksakan diri ke dokter untukĀ  mendapatkan penanganan yang dibutuhkan.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga