Dugaan Malpraktik, Hotman Paris Gugat Rumah Sakit

Dugaan Malpraktik Hotman Paris Gugat Rumah Sakit Hotman Paris

Covesia.com - Pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea beberapa waktu lalu mendatangi Rumah Sakit Grha Kedoya di Jakarta Barat. Kedatangan Hotman ditujukan untuk meminta penjelasan dari pihak rumah sakit karena salah satu dokternya diduga melakukan aksi malpraktik kepada kliennya bernama Selphie Bong pada tahun 2015 silam.

Selphie meminta bantuan Hotman sejak seminggu yang lalu. Menurut penjelasannya, Selphie menjalani operasi kista pada 2015 di rumah sakit tersebut. Sayangnya, ia justru terkejut tatkala tahu bahwa dua indung telurnya sudah diangkat tanpa izin. Bahkan, ada kabar yang menyebutkan jika usus buntunya juga ikut diangkat.

“Selphie mengaku indung telurnya diangkat tanpa izin sehingga menghancurkan masa depannya,” ucap Hotman saat diwawancarai di RS Grha Kedoya.

Sayangnya, baik Hotman ataupun Selphie mengaku kecewa dengan hasil pertemuan dengan perwakilan dari rumah sakit. Menurut Hotman, ia tidak mendapatkan penjelasan yang memuaskan meskipun pihak rumah sakit mengaku sudah memberikan skors kepada oknum dokter yang diduga melakukan tindakan malpraktik ini.

“Kami sudah bertemu dengan manajemen rumah sakit. Mereka tidak mau menjawabnya karena dianggap sebagai masalah medis. Tapi mereka mengaku sudah menskors dokter tersebut,” ucap Hotman.

Selain meminta penjelasan ke rumah sakit, Hotman mengaku akan melayangkan gugatan perdata kepada oknum dokter tersebut. Diharapkan pengadilan bisa memberikan solusi hukum bagi masalah yang dialami kliennya. Bahkan, Hotman juga mengaku akan melaporkan kasus ini ke gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sementara itu, Hiskia Satrio selaku wakil direktur dari rumah sakit yang bersangkutan mengaku tidak ingin mengeluarkan banyak komentar terkait hal ini.

“Maaf, kami tidak bisa memberikan informasi tentang hal ini. Secara professional, manajemen sudah mengatasi hal ini sendiri dan prosesnya di majelis kehormatan dan disiplin dokter masih berlangsung,” ucap Hiska.

Hotman Paris sempat mengunggah video yang memperlihatkan melakukan jumpa pers. Dalam video tersebut, Hotman Paris mengatakan jika pasien diberi tahu jika indung telurnya diangkat 4 hari pasca operasi dan saat dirinya hendak check out dari rumah sakit.

Lebih lanjut, Hotman Paris mengatakan jika dokter dalam kasus emergency dapat melakukan tindakan untuk menyelamatkan pasien tanpa izin dari pasien.

Sementara itu, dalam kasus tersebut, Hotman Paris mengatakan tidak ada hal emergency karena pasien sebelum melakukan operasi kista sudah melakukan pengecekan di Singapura dan dirinya hanya menderita kista dan tidak ditemukan kanker.

@hotmanparisofficial: Kok bisa indung telor pasien di buang dokter hanya dgn cara melihat dan alasan dokternya galau? Tanpa terlebih dahulu ada cek lab apakah ada kanker?

Halo Dinkes Pemda Dki jangan lengah dan jangan asyik nikmatin empuknya jabatanmu? Cepat Dinkes Dki bertindak! Halo Menteri Kesehatan?

Halo Kepala Dinas Dki? Dimana kau kau kau! Hancur harapan pasien utk punya keturunan dan keluarga.

@hotmanparisofficial: Oh Indonesia! Hanya krn dokter galau maka indung telorku dibuang!

Hancur harapanku utk punya anak dan keluarga bahagia! Oh Negaraku Negaraku!

Dimana Oknum Aparat? Dimana Menkes! Dimana Dinas Kesehatan Pemda Dki! Dimana kau kau kau semua? Laksanakan tugas pengawasanmu.

Dalam akhir jumpa pers, Hotman Paris mengatakan jika kedua belah pihak tampak akan membawa kasus ini ke pengadilan.

"Memang sudah ada upaya, sudah saling tunjuk pengacara, ya tapi belum ada (hasil). Dari pihak rumah sakit juga. Jujur kita salahkan, saya pribadi menyalahkan rumah sakit, dengan berdalih itu kan ada SOP rumah sakit yang salah dokternya. Siapapun yang berkerja di rumah sakit ini, tanggung jawab dari pada rumah sakit. Apalahgi uang untuk operasi dan semuanya dibayar ke kantong rumah sakit. Oke, jadi begitu Pak, jadi siap-siap saja mengahadapi gugatan kita bersama-sama Pak," ujar Hotman Paris.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga