Bagian Skroktum Membengkak, Alat Vital Pria ini 'Hilang'

Bagian Skroktum Membengkak Alat Vital Pria ini Hilang ilustrasi (foto: Pixabay)

Covesia.com - Organ vital pada pria terbagi menjadi 8 yaitu testis, epididimis, vas deferens, kelenjar kelamin, saluran ejakulasi, uretra, penis (zakar), dan skrotum. Setiap bagian memiliki fungsinya masing-masing namun saling terhubung satu sama lain. Maka apabila ada salah satu bagian yang memiliki masalah, dapat memengaruhi bagian lainnya.

Hal inilah yang dialami oleh seorang pria yang berasal dari Melbourne, Australia. Dilansir dari Mirror, bagian skrotum atau kantung pelir yang membungkus buah zakar pada pria ini membengkak parah hingga sekitar 30 cm.

Gara-gara pembengkakan tersebut, penis pria ini seperti tenggelam dan menghilang. Tak hanya itu, ia juga kesulitan untuk berjalan akibat pembengkakan pada skrotumnya.

Setelah memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter, pria berusia 44 tahun ini didiagnosis terkena limfedema genital yang kronis. Yang tidak ia ketahui adalah, kondisi ini ternyata sudah menyerangnya sejak 7 tahun silam.

Padahal, skrotumnya mengalami pembengkakan sedikit demi sedikit yang membuatnya mengalami penurunan kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari.

Kini, sang pria kesulitan untuk berjalan kaki, duduk di kursi, atau bangun dari tempat tidurnya. Ia juga tak lagi bisa mengemudi ataupun berhubungan intim dengan pasangannya. Beruntung, setelah mendapatkan pemeriksaan medis, masalah kesehatan ini langsung segera ditangani. Dokter langsung memotong bagian kulit skrotum yang sudah mengalami penebalan.

“Buah zakar pria ini tenggelam dan sulit untuk dideteksi. Kelenjar penisnya juga hanya mampu diraba dengan memakai jari. Kami bahkan harus memeriksa cukup dalam untuk mencari saluran urine,” ucap dr. Derek Hennesey yang mengatasi masalah kesehatan pria ini.

Dalam kasus yang kemudian dipublikasikan laporannya dalam British Medical Journal ini, disebutkan bahwa bagian skrotum yang membengkak kemudian diangkat. Dokter kemudian membuat kembali skrotum dengan menggunakan kulit yang tidak terkena pembengkakan.

Beruntung, buah zakar, batang penis, dan bagian spermatic cord dan vas deferens-nya masih bisa diselamatkan. Ia pun kini masih menjalani proses pemulihan.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga