Fakta Bayi Meninggal karena Ikut Puasa Viral di Media Sosial

Fakta Bayi Meninggal karena Ikut Puasa Viral di Media Sosial Pixabay

Covesia.com - Berita tentang bayi yang meninggal dunia karena ikut berpuasa belakangan ini viral di media sosial. Bukannya dipaksa untuk ikut melakukannya, bayi yang terlihat sudah memejamkan fakta ini disebut-sebut berinisiatif sendiri untuk belajar berpuasa hingga waktu maghrib. Apakah kabar ini benar adanya?

Dikutip covesia.com dari laman doktersehat, akun grup Indonesian Hoaxes memastikan bahwa berita ini tidak benar adanya. Akun Facebook yang dimiliki oleh Febriyanti Kadue yang mengaku sebagai keluarga dari sang anak juga menyebutkan bahwa kabar tentang meninggalnya keponakannya karena ikut-ikutan menjalani ibadah puasa adalah hoaks.

Dalam unggahannya yang muncul pada 1 Juni 2018 lalu, Febriyanti menyebutkan bahwa ada orang yang membajak akun media sosialnya dan mengambil foto-fotonya, termasuk foto saat Febriyanti bermain dengan keponakannya.

Sebagai informasi, foto yang digunakan untuk mengabarkan bahwa sang bayi meninggal dunia adalah foto saat sang keponakan sedang tertidur pulas. Dalam unggahan berita hoaks, disebutkan bahwa sang bayi merasa lemas, tertidur, dan kemudian meninggal dunia.

Febri pun menyarankan setiap orang untuk tidak mudah percaya dengan berita yang belum bisa dipastikan kebenarannya, apalagi jika hanya disebar di media sosial.

Ibadah puasa memang tidak diwajibkan untuk dilakukan anak-anak, apalagi yang masih berusia bayi atau balita. Memang, banyak anak-anak yang sudah mulai belajar berpuasa di usia yang masih sangat muda, namun mereka juga diperbolehkan untuk makan atau minum jika sudah merasa lapar, haus, atau lemas.

Logikanya, bayi atau balita tentu akan mudah merasa lapar dan haus jika diminta untuk berpuasa. Mereka juga akan rewel dan meminta makanan atau minuman sehingga tidak akan memaksakan diri untuk terus berpuasa. Melihat adanya fakta ini, berita ini memang dipastikan tidak benar adanya.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga