7 Negara dengan Waktu Berbuka Paling Lama di Dunia

7 Negara dengan Waktu Berbuka Paling Lama di Dunia Pixabay

Covesia.com - Ramadan adalah bulan penuh berkah dan selalu dinantikan oleh umat islam di seluruh dunia. Pada bulan yang penuh ampunan ini, umat Islam wajib menjalankan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Perbedaan waktu di seluruh dunia, membuat durasi puasa berbeda, ada yang lebih cepat dan lama.

7 negara ini punya waktu buka puasa paling lama, lho. Apa saja? Simak yuk ulasannya berikut ini dirangkum covesia.com dari berbagai sumber:

1. Islandia

Negara yang dikenal dengan penduduk muslim terkecil di dunia ini menjadi negara dengan durasi puasa terlama, yaitu sekitar 22 jam. Umat Muslim di Islandia melaksanakan sahur pada pukul 02.00 pagi waktu setempat dan berbuka pada pukul 12.00 malam waktu setempat.

di Islandia, hanya ada 0,3 persen atau sekitar 770 orang penduduk yang beragama Islam. Bagi kaum Muslim di Islandia, puasa tak sekadar ritual ibadah. Justru, dengan panjangnya waktu berpuasa membuat mereka menemukan nilai lain dari berpuasa.

2. Swedia

Swedia juga menjadi negara terlama berpuasa, yaitu sekitar 20 jam. Umat muslim di Swedia makan sahur pukul 02.30 pagi waktu setempat dan berbuka puasa pada pukul 10.00 malam waktu setempat. 

Saat ini kaum muslim Swedia berjumlah sekitar 500.000 orang, atau sekitar 5 persen dari total populasi. Cuaca panas juga menjadi tantangan besar umat Muslim untuk menjalani puasa di negara ini. 

3. Alaska 

Ada keunikan budaya berpuasa di negara dengan sebutan Land of the Midnight Sun ini. Sebagian masyarakat Muslim setempat mengikuti jadwal puasa sesuai dengan waktu Mekkah, yaitu berpuasa selama 15 jam sehari. 

Sebagian muslim lainnya, mengikuti jadwal puasa waktu setempat, yaitu berpuasa selama 20 jam di musim panas, namun hanya 5 jam di musim dingin. Perbedaan jadwal puasa tidak mengurangi persatuan komunitas Muslim Alaska. 

Jadwal ini sesuai keputusan Dewan Masjid Alaska mengikuti fatwa Dar al-Ifta al Misriyyah, lembaga hukum Islam yang berpusat di Kairo. Fatwa ini diterbitkan tahun 2009 setelah melewati pengkajian yang panjang.

4.  Inggris

Umat muslim di Inggris harus berpuasa selama 18 jam setiap harinya. Hal itu terjadi karena Ramadhan datang bersamaan dengan musim panas terpanjang di Inggris.

Saat ini ada sekitar 2,7 juta umat Muslim yang tinggal di Inggris. Untuk menghindari berbagai penyakit saat musim panas nanti, Komunitas Muslim Inggris sangat gencar mengingatkan para anggotanya agar tetap menjaga kesehatan selama puasa.

5. Jerman

Umat Muslim di Jerman harus berpuasa selam 18 jam sehari, yaitu sejak pukul 04.00 pagi hingga pukul 22.00 malam waktu setempat. Sama seperti beberapa negara, yang menajdi tantangan terberat di negara ini adalah akibat cuaca yag panas, sehingga mudah haus.

Selama berpuasa, tidak ada aktivitas yang berbeda di negara ini, sama seperti hari biasa. Warga tetap bersekolah dan bekerja. Di Jerman, toleransi umat beragama begitu tinggi, sehingga mereka yang non-Muslim menghargai mereka yang berpuasa.

6. Kanada

Sahur di Kanada dimulai pukul 3 pagi, nggak jauh berbeda dari Indonesia. Namun bedanya, di Alaska, puasa berakhir 18 jam kemudian. Nah, buat kamu umat Muslim yang ada rencana untuk pindah ke Kanada untuk lanjut belajar, mendingan berlabuh di Toronto karena ada banyak umat Muslim di sana, jadi kamu nggak merasa berat menjalani puasa sendirian dan dalam waktu yang lama.

7. Turki

Turki juga menjadi negara terlama puasa selanjutnya. Sama halnya dengan Kanada yang sahur pada pukul 3 pagi dan berbuka pada pukul 9 malam, Turki pun juga begitu. Tapi bedanya, mayoritas masyarakat Turki beragama Islam, jadi kamu nggak merasa terlalu berat karena sebagian besar masyarakat Turki juga berpuasa.

Beruntung di Indonesia hanya berpuasa sekitar 14 jam saja. Kira-kira bakal kuat nggak ya kalau kamu harus menjalani puasa selama lebih dari 20 jam di kondisi negara yang dingin?

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga