4 Cara Praktis Mengolah Belut

4 Cara Praktis Mengolah Belut Ilustrasi

Covesia.com - Selain lele, belut adalah jenis ikan yang cukup digemari banyak orang. Terutama kalau diolah menjadi hidangan mangut. Menyantapnya mudah, tidak perlu buang-buang duri. Rasanya pun gurih, nikmat, dan sedikit garing.

Belut memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Hampir sama dengan jenis ikan air tawar lainnya, tapi dengan harga yang lebih terjangkau. Yang sering membuat bingung adalah cara membersihkan dan mengolahnya. Karena tubuh belut berlendir dan punya isi perut yang seringkali memberikan rasa pahit.

Disadur covesia.com dari resepkoki.id, berikut cara mengolah belut yang benar:

1. Pukul kepala belut, kemudian bersihkan lendirnya dengan garam dan jeruk nipis

Belut dikenal sebagai ikan yang tubuhnya berlendir, sama seperti lele. Lendir ini membuat belut menjadi sulit dipegang, dibersihkan, apalagi diolah. Maka dari itu, lendir pada tubuh belut harus anda bersihkan dulu.

Caranya yaitu dengan taburi garam kasar ke seluruh tubuh belut. Garam ini akan membuat belut menjadi perlahan diam. Kemudian, pukul bagian kepala belut menggunakan tongkat kayu atau ulekan hingga belut mati. Setelah itu, beri air perasan jeruk nipis supaya tubuh belut kesat dan tidak amis. Tunggu sekitar 5 menit dan cuci belut di bawah air mengalir sambil menggosoknya perlahan.

2. Buang isi perut belut secara hati-hati

Kalau tubuh belut sudah bersih dari lendir, tahap berikutnya adalah membuang isi perut belut. Kenapa isi perut perlu dibuang? Soalnya, kalau termakan akan memberikan rasa pahit saat dimakan.

Belah bagian bawah tubuh belut secara memanjang dari bagian kepala hingga ke ekor. Anda perlu berhati-hati, supaya daging belut tidak ikut tersayat terlalu dalam. Karena, rasa pahit isi perut dapat terserap oleh daging belut. Kemudian, keluarkan isi perut belut secara perlahan dan bilas kembali hingga bersih.

Cara membuang isi perut ini terbilang cukup sulit, apalagi untuk pemula. Kalau anda tidak berani ambil risiko, lebih baik meminta tolong penjual belut saja untuk membersihkannya.

3. Goreng belut sebelum diolah

Tubuhnya sudah tidak berlendir dan isi perut sudah dibuang. Tandanya, belut sudah siap untuk diolah. Eits, tapi tunggu dulu. Anda sebaiknya menggoreng belut dulu jadi setengah matang sebelum diolah.

Proses pendahuluan ini bisa membuat bumbu lebih menyerap, rasa belut jadi lebih gurih, dan lebih praktis serta hemat waktu saat diolah. Jadi, tinggal masukkan saja belut goreng setengah matang ke dalam tumisan bumbu atau kuah santan. Tidak perlu tunggu lama deh untuk mematangkan daging belut.

4. Ragam olahan belut

Olahan berbahan dasar belut itu banyak sekali jumlahnya. Tapi yang cukup populer ada 3, yaitu mangut belut, belut balado, dan sambal belut. Persamaan dari ketiga hidangan ini adalah menggunakan belut yang sudah digoreng. Jadi, terbayang kan praktisnya saat memasak belut jika sudah digoreng terlebih dahulu?

Mangut belut memiliki resep yang sama dengan mangut lele. Kuahnya terbuat dari santan dan rasanya gurih pedas. Setelah bumbu halus ditumis, santan dituangkan dan diaduk rata hingga warnanya berubah kuning kemerahan. Baru kemudian, belut goreng setengah matang dimasukkan dan dimasak hingga kuah mengental.

Untuk belut balado dan sambal belut, keduanya memang sama-sama menggunakan bumbu dasar cabai. Bedanya, saat membuat balado, belut ikut ditumis bersama bumbu dan cabai hingga matang. Sementara untuk sambal, belut ikut diulek atau dihancurkan. Rasanya sama-sama gurih dan pastinya nikmat disantap bersama nasi putih hangat.

Belut kaya akan fosfor, zat besi, dan vitamin yang dibutuhkan tubuh anda. Jadi, jangan ragu lagi untuk menyantapnya. Apalagi ternyata cara membersihkan dan mengolahnya pun mudah.

Selamat mencoba, ya!

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga