Diduga Konsumsi 'Permen Narkoba' Bocah 8 Tahun Dirujuk ke RSUP M Djamil

Diduga Konsumsi Permen Narkoba Bocah 8 Tahun Dirujuk ke RSUP M Djamil Tim medis RSUP M Djamil Padang saat melakukan pemeriksaan terhadap DF yang dirawat di ruangan ICU anak, Senin (12/3/2018) (Foto:Covesia/Primadoni)

Covesia.com - Seorang bocah 8 tahun asal Kota Solok, Sumbar, dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Solok dirujuk ke RSUP M Djamil Padang karena tiba-tiba pingsan usai berolahraga di sekolahnya. Kejadian ini sempat heboh karena beredar informasi di grup whatsapp yang berasal dari Kepala Ruangan IGD RSUD Solok yang menyebutkan korban pingsan setelah mengonsumsi permen yang diduga mengandung narkoba.

"Kwn yg punya anak sd waspada..ada  pasien masuk IGD RS JAMIL kemaren sore,  anak umur 7 tahun, keracunan narkoba...setelah makan permen yg di beli di sekolah.  Dr solok,  merek permennya  Lazeri model permen su**s #indonesiadaruratnarkoba." Demikian tulis pesan WA yang juga sampai ke grup WA wartawan di Padang.  

Dikonfirmasi Covesia.com, Senin (12/3/2018) Pejabat Pemberi Informasi dan Dokumentasi RSUP M Djamil, Gustavianof membenarkan adanya pasien anak umur 8 tahun yang dirujuk ke RSUP M Djamil. 

Pasien anak tersebut masuk pada, Sabtu (10/3/2018) pukul 19.00 WIB, dengan diagnosa awal akibat kesadaran menurun. Pasien berinisial DF berumur 8 tahun, dan saat ini dirawat di ruang High Care Unit (HCU). 

"Dari keterangan orang tua pasien, sebelum pingsan DF melakukan aktivitas olahraga di sekolah," ungkap Gustavianof.

Sementara terkait dugaan mengonsumsi permen mengandung narkoba, Gustavianof mengungkapkan, hingga saat ini, tim medis belum bisa memastikan penyebab kesadaran korban menurun. 

“Sebelumnya, dia sempat mendapat perawatan di RSUD Kota Solok setelah dikabarkan mengalami kondisi kesadaran menurun atau pingsan. Hingga kini belum jelas apa penyebab bocah tersebut mengalami hal demikian," katanya.

Dia mengungkapkan, tim medis RSUP masih melakukan pemeriksaan labolatorium dan cek darah hingga tes urine terhadap DF.

Dia melanjutkan, menurut keterangan orang tua, DF memiliki riwayat kejang-kejang. Apakah ada kaitan dengan memakan permen itu, orang tuanya tidak dapat memastikan, ungkap Gustavianof.

Pihak RSUD Solok belum memberikan keterangan resmi terkait dirujuknya pasien ke RSUP M Djamil Padang.

Sampai saat ini, kata Gus, secara umum kondisi pasien sudah mulai membaik dan kesadarannya sudah bagus.

"Mungkin besok sudah bisa dipastikan hasilnya," kata Gustavianof. 

(don)

Berita Terkait

Baca Juga