Permintaan Pendiri Matahari Departement Store Hari Darmawan Sebelum Ditemukan Tewas

Permintaan Pendiri Matahari Departement Store Hari Darmawan Sebelum Ditemukan Tewas Hari Darmawan

Covesia.com - Hari Darmawan, pendiri Matahari Departement Store dan juga merupakan pemilik Taman Wisata Matahari ditemukan tewas di Sungai Ciliwung, Sabtu 10 Maret 2018 di usia 77 tahun. Pada saat itu Hari Darmawan tengah beristirahat di salah satu vilanya di kawasan Cilember, tepatnya di daerah Hankam.

Jenazah pendiri Matahari Departement Store Hari Darmawan tiba di rumah duka Kertha Semadi, Jalan Cargo Permai, Denpasar, Bali, Minggu (11/3/2018) dini hari sekitar Pukul 01.30 Wita.

Kedatangan jenazah Hari Darmawan ke rumah duka setempat diantar menggunakan mobil jenazah milik rumah duka Kertha Semadi, dan disambut puluhan kerabat serta sahabat dalam suasana haru.

Hingga Pukul 01.45 Wita, beberapa kerabat almarhum masih mempersiapkan segala hiasan bunga didekat peti jenazah Hari Darmawan.

Kerabat dekat yang enggan disebutkan namanya mengatakan proses kremasi digelar di Bali merupakan permintaan keluarga. Menurut dia, hal itu dilakukan keluarga, lantaran mendapat amanat dari almarhum semasa hidup.

Ia mengaku, Hari Darmawan pernah menyampaikan ingin dikremasi di Bali. "Pernah disampaikan begitu kepada keluarga. Beliau ingin dikremasi di Bali dan abunya dilarung ke laut," kata dia dikutip covesia.com dari laman Liputan6.com.

Sementara itu, prosesi kremasi akan dilakukan pada Rabu siang, 14 Maret 2018 di Krematorium Kertha Semadi Mumbul, Nusa Dua. "Untuk kremasi akan digelar di Krematorium Kertha Semadi Mumbul tanggal 14 Minggu depan. Pagi hari pukul 09.00 Wita dilaksanakan doa penghiburan, pukul 10.30 Wita diberangkatkan ke krematorium," ujar Putu karyawan Rumah Duka Kertha Semadi.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga