Penyebab Banyak Orang Sering Alami Serangan Jantung di Pagi Hari

Penyebab Banyak Orang Sering Alami Serangan Jantung di Pagi Hari

Covesia.com - Serangan jantung biasanya terjadi ketika salah satu pembuluh darah mengalami penyumbatan, bisa karena terlalu banyak lemak. Hal ini membuat aliran darah tidak lancar ke jantung, sehingga jantung anda kekurangan oksigen serta makanan. Maka itu, jaringan di sekitar otot jantung rusak dan mati, sampai tak bisa memompa darah lagi.

Kondisi ini memang bisa terjadi kapan saja, tapi para ahli menyatakan bahwa serangan jantung lebih sering terjadi di pagi hari. Hal ini telah dibuktikan dalam beberapa penelitian, salah satunya penelitian yang melibatkan sebanyak 12 ribu lebih kasus penyakit jantung.

Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa serangan jantung memang lebih sering, bahkan juga disebut-sebut lebih berbahaya, jika terjadi di pagi hari.

Para ahli menyatakan, bahwa hal tersebut berkaitan dengan jam biologis tubuh. Di pagi hari, tubuh anda secara otomatis akan mempersiapkan semua organ untuk kembali bekerja dengan normal. Sedangkan sebelumnya organ-organ tubuh bekerja dengan lambat, karena di malam hari anda beristirahat.

Ibaratnya, setiap pagi tubuh anda akan melakukan “pemanasan” pada setiap organnya, termasuk jantung dan pembuluh darah. Permintaan darah dan makanan meningkat di dalam tubuh, sehingga jantung harus memompa darah lebih cepat. Selain itu, pembuluh darah cenderung menyempit di pagi hari. Hal ini yang membuat jantung anda semakin bekerja keras.

Jika saat itu ada penyumbatan di salah satu pembuluh darah, maka serangan jantung tidak bisa dihindari. Ketika itu, anda akan mengalami berbagai gejala serangan jantung.

Apa yang harus dilakukan jika terkena serangan jantung di pagi hari?

Sebenarnya, sebelum serangan jantung terjadi, ada tanda-tanda awal yang bisa anda waspadai, seperti dikutip covesia.com dari laman hellosehat:

  1. Tiba-tiba lebih sulit bernapas
  2. Merasa dada tidak nyaman dan berdebar-debar
  3. Terasa sakit dan tidak nyaman pada bagian lengan dan leher
  4. Keringat dingin
  5. Merasa mual
  6. Tiba-tiba kepala terasa ringan atau kliyengan

Terkadang, gejala awal serangan jantung pria dan wanita juga berbeda-beda. Kebanyakan pria mungkin hanya akan mengalami rasa tidak nyaman dan tertekan pada bagian dada.

Namun, wanita yang akan mengalami serangan jantung, cenderung lebih banyak mengalami sesak napas, mual, dan muntah. Gejala ini terkadang mengecoh kaum wanita karena hampir mirip dengan gejala ketika ia datang bulan atau premenstrual syndrome (PMS). Akan tetapi, apa pun gejala yang dialami, sebaiknya jangan menunda untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat diperiksa lebih lanjut.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga