Sudah Remaja Tapi Tak Kunjung Menstruasi, Ini Penyebabnya!

Sudah Remaja Tapi Tak Kunjung Menstruasi Ini Penyebabnya

Covesia.com - Bagi beberapa anak, menstruasi atau haid pertama kalinya bisa terlambat, tak seperti teman-teman lainnya. Ini mungkin membuat orangtua bertanya-tanya. Apa sebenarnya penyebab haid pertama anak belum juga datang?

Rata-rata usia menstruasi pertama terjadi sekitar usia 9-16 tahun. Jika sampai usia 17 tahun ke atas belum terjadi menarche, sebaiknya konsultasikan ke dokter anda. Namun jika anak belum menginjak usia 17 tahun, tidak perlu khawatir. Pada dasarnya setiap anak memiliki pola pertumbuhan dan perkembangan yang berbeda-beda.

Kenapa haid pertama anak tak kunjung datang?

Ada sejumlah faktor yang memengaruhi kapan seorang anak perempuan akan mendapatkan menstruasi pertamanya, dikutip covesia.com dari laman hellosehat:

1. Faktor keturunan

Pola pertumbuhan dan perkembangan keluarga juga bisa memengaruhi beda waktu menarche anak anda dengan teman-teman sebayanya. Anak perempuan akan memulai usia menstruasi biasanya tidak berbeda jauh dengan usia Ibu atau nenek atau saudara perempuannya saat pertama kali menstruasi.

Jika memang ada riwayat seperti ini, biasanya tidak dibutuhkaan pengobatan khusus, menarche akan terjadi sendirinya jika saatnya sudah tiba. Selama masih dalam kisaran usia yang normal untuk menarche anda tidak perlu khawatir.

2. Sedang menjalani pengobatan 

Konsumsi obat-obatan juga dapat memengaruhi usia terjadinya menarche. Penelitian dalam Journal Clinical Endocrinology Metabolism menunjukan bahwa pengobatan dengan metformin (untuk pasien diabetes) di usia 8-12 tahun bisa memberikan efek terlambatnya usia haid pertama kalinya.

Obat-obatan lainnya juga bisa memengaruhi siklus hormon pada anak perempuan, sehingga memengaruhi waktu terjadinya menstruasi pertama mereka. 

3. Lemak tubuh

Jumlah lemak di dalam tubuh anak bisa memengaruhi cepat dan lambatnya terjadinya menstruasi pertama. Kurangnya lemak tubuh merupakan faktor utama yang menyebabkan usia menarche menjadi lebih lambat.

Beberapa remaja putri yang melakukan diet ketat biasanya yang berisiko mengalami penurunan lemak ini. Sebab, lemak dalam jumlah yang pas diperlukan tubuh untuk mengatur kadar hormon.

Penelitian dalam jurnal Pediatrics menyebutkan bahwa kadar lemak anak perempuan usia 5-9 tahun memang berkaitan dengan waktu menstruasi pertamanya. Jika kadar lemak kekurangan atau terlalu sedikit, maka bisa memengaruhi menarche yang terlambat. 

4. Hormon

Kondisi hormon juga bisa memengaruhi cepat atau lambatnya menarche. Dilansir dari Pediatric Endocrinology tahun 2014, kurangnya hormon bernama LH dan FSH atau yang disebut juga dengan hormon gonadotropin ini bisa menjadi salah satu penyebab haid pertama terlambat.

Kedua hormon inilah yang menstimulasi perkembangan gonad, yaitu organ yang berfungsi dalam proses reproduksi, yakni vagina pada perempuan. Hormon LH dan FSH ini dihasilkan dari kelenjar pituitari yang berada di otak manusia.

5. Kurang aktivitas fisik

Dalam jurnal Osong Public Health and Research Perspectives tahun 2016, datangnya menarche berkaitan dengan aktivitas fisik dan perilaku sedenter. Kurang bergerak aktif akan menurukan kadar hormon melatonin. Hal ini kemudian bisa mengacaukan sinyal di otak yang berfungsi untuk “memerintahkan” perkembangan reproduksi secara keseluruhan, termasuk kapan terjadinya menstruasi pertama.

6. Tinggi badan

Anak perempuan yang mengalami stunting akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama akan memengaruhi perkembangannya saat memasuki remaja.

Anak-anak yang stunting cenderung tetap menjadi pendek selama masa remaja dan dewasa. Hal ini yang akan memengaruhi perkembangan reproduksinya saat masa pubertas.

Dalam jurnal Penelitian Gizi dan Makanan tahun 2012, remaja berstatus gizi stunting atau pendek mengalami menarche lebih lambat dari remaja yang berstatus gizi normal. Dilihat dari jumlahnya, remaja usia 10-15 tahun pada kelompok tinggi badan normal sebanyak 54,3% persen sudah mengalami menarche. Sedangkan, pada kelompok remaja usia 10-15 tahun yang mengalami stunting, hanya sebanyak 37,8 persen yang sudah menarche.

Seorang anak perempuan yang tinggi biasanya tingkat kematangan seksualnya akan tercapai lebih dahulu dibandingkan dengan anak perempuan yang lebih pendek. Hal ini disebabkan karena anak perempuan yang lebih tinggi memiliki status gizi yang lebih baik, sehingga bisa memacu pertumbuhan hormon dan memacu datangnya haid pertama.

7. Status sosial ekonomi

Status sosial ekonomi keluarga juga bisa memengaruhi usia menarche. Penelitian dalam Jurnal American Science tahun 2012 menunjukan bahwa rata-rata usia menarche remaja di kota Mansoura, Mesir adalah 12,14 tahun. Lebih banyak anak perempuan usia 12 tahun pada kelompok tingkat sosial ekonomi yang tinggi dan menengah yang sudah mengalami menarche, dibandingkan dengan anak perempuan 12 tahun pada tingkat sosial ekonomi rendah.

Hal ini terkait dengan ketersedian pangan di rumah tangga. Ketersediaan pangan berdampak pada kecukupan gizi keluarga, terutama gizi anak perempuan yang dapat memengaruhi usia menarchenya.

Ketersediaan sumber makanan yang kaya akan zat gizi protein, lemak, vitamin, dan mineral sangat penting untuk perkembangan dan pertumbuhan di masa puber. Contohnya, dilansir dalam Annual Review kurangnya asupan zat protein hewani seperti biji-bijian dan kacang-kacangan ternyata berkaitan dengan terlambatnya haid pertama.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga