Wanita Hamil Dengan Gangguan Bipolar Berisiko Melahirkan Prematur

Wanita Hamil Dengan Gangguan Bipolar Berisiko Melahirkan Prematur Ilustrasi ibu hamil

Covesia.com - Waktu kehamilan yang normal sebenarnya adalah 37 minggu. Namun, menurut satu studi, wanita hamil yang memiliki gangguan Bipolar lebih rentan melahirkan prematur, yakni kurang dari 37 minggu.

Gangguan bipolar itu sendiri merupakan gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrim berupa depresi.

Orang dengan gangguan Bipolar kadang disebut juga dengan manic depresi. Untuk menangani orang dengan gangguan tersebut adalah dengan memberikan obat penenang atau penstabil suasana hati.

Namun sayangnya, tidak banyak wanita yang memiliki gangguan Bipolar sadar dan mau mengobatinya. Padahal, jika dialami oleh ibu hamil, hal ini cukup membahayakan kehamilannya.

Penelitian di Swedia mengungkapkan, dari 500 ibu yang mengalami gangguan Bipolar, hanya 320 ibu hamil yang melakukan pengobatan terhadap gangguan itu.

Wanita hamil dengan gangguan Bipolar berisiko melakukan persalinan dengan operasi caesar dan vacum, ketimbang dengan ibu hamil yang tidak memiliki gangguan tersebut.

Para peneliti dari Universitas Uppsala dan Institut Karolinska menyatakan, bayi yang lahir dari ibu-ibu yang mengalami gangguan Bipolar tanpa pengobatan kemungkinan memiliki kepala kecil dan kadar gula darah yang rendah daripada orang-orang yang lahir dari ibu tanpa gangguan itu.

Meskipun penelitian ini menemukan hubungan antara gangguan Bipolar, kehamilan dan kelahiran, namun itu tidak membuktikan hubungan sebab akibat, demikian dilansir Health, Selasa (06/01/2015).

(peb/zik)

Berita Terkait

Baca Juga