Rekomendasi Sepeda Gunung Terbaik di Bawah Dua Jutaan

Rekomendasi Sepeda Gunung Terbaik di Bawah Dua Jutaan Pixabay

Covesia.com - Sepeda gunung alias mountain bike memang gagah, kokoh, tangkas, dan mampu melaju sangat kencang sampai kamu sendiri akan kaget dengan kecepatannya. Berani taruhan, pasti ada secuil angan di relung hatimu untuk memiliki sepeda gunung. Konon katanya, banderol sepeda gunung itu tidak tenggang rasa pada dompet. Lalu, kamu pelan-pelan mengasingkan angan untuk memiliki sebuah sepeda gunung.

Tapi sebenarnya ada sejumlah sepeda gunung yang harganya cukup terjangkau. Kalau merek internasional seperti sepeda gunung Schwinn atau sepeda gunung Beiou dihargai dengan banderol yang membelalak mata karena tembus dua digit jutaan rupiah, maka deretan sepeda gunung berikut ini harganya tak lebih dari Rp 2 juta,dikutip covesia.com dari iprice. Soal kualitasnya juga memuaskan!

1. Polygon Monarch 2.0, harga mulai Rp 1.806.000

Sepeda gunung Polygon Monarch 2.0 pertama kali dirilis pada tahun 2015 lalu. Di pasaran, Polygon menyediakan dua versi sepeda dari seri ini. Yang pertama yakni sepeda Polygon Monarch 2.0 Lady. Sesuai namanya, sepeda gunung yang ini hadir untuk pesepeda perempuan.

Yang kedua yakni sepeda Polygon Monarch 2.0 Gent, khusus untuk pria. Masing-masing bingkai sepeda Polygon Monarch 2.0 dibuat sedemikian rupa untuk membuat perempuan maupun pria yang mengendarainya tetap merasa nyaman.

Frame sepeda Polygon Monarch 2.0 ini dibuat dari baja tipe Hi-Ten Steel yang sudah anti karat dan memenuhi standar kualitas sepeda gunung. Jadi, kamu tak perlu khawatir dengan durabilitas sepeda yang satu ini.

Tak hanya nyaman dikendarai sebagai sepeda gunung, Polygon Monarch 2.0 juga serba bisa ketika kamu menggowesnya di jalanan perkotaan. Rem cakram mekanik dan suspense standar gunungnya akan mengakomodir kenyamanan saat melalui jalan rusak di perkotaan. Kalau jalan mulus? Melenggang tanpa beban!

2. United Avalanche XC 72, harga mulai Rp 1.825.000

Sepeda United Avalanche XC 72 dibuat dari frame berukuran 26 inci bermaterial alloy yang terintegrasi dengan teknologi internal United Bike. Berkat material frame itu, bobot sepeda ini masih tergolong ringan, yakni kurang lebih hanya 12 kg.

Frame pada sepeda gunung yang satu ini sendiri juga sangat kokoh. Kamu tak akan menemui masalah berarti ketika menjajal sepeda United Avalanche XC 72 ini di medan alam liar.

Laju sepeda ini sendiri tergolong cukup cepat meski hanya berbekal 7 tingkat kecepatan. Rahasianya ada pada penggunaan rear derailleur (RD) yang mampu mengatur perpindahan posisi transmisi kecepatan dengan cekatan sekaligus halus.

Hanya saja, sisi estetika sepeda United ini tergolong cukup konvensional. Misalnya pada grafis stiker dan striping yang monoton, sadel menggunakan per yang mengingatkan kita pada sadel sepeda jadul. Hingga shifter yang masih menyatu dengan rem.

Tapi dengan harganya yang kurang dari Rp 2 juta, sepeda gunung United Avalanche XC 72 ini bisa jadi salah satu alternatif pilihan saat bajet tidak terlalu berseri banyak.

3. Pacific Revolt 3.0 21 Speed, harga mulai Rp 1.860.000

Seperti kebanyakan sepeda gunung masa kini, Pacific Revolt 3.0 21 Speed dibuat dari bingkai berbahan baja. Penggunaan bingkai ini berefek positif pada keringanan bobot sepeda. Kita sama-sama tahu bahwa bobot berbanding lurus dengan tenaga yang dihabiskan untuk mengayuh sepeda itu sendiri.

Berbicara mengenai kayuhan, sepeda Pacific Revolt 3.0 21 Speed memiliki 21 kombinasi transmisi yang bisa kamu utak atik untuk gowes maksimal di medan apapun. Perpindahan transmisi dari satu gigi ke gigi lain pada sepeda Pacific Revolt 3.0 21 Speed tergolong mulus dan gercep (alias gerak cepat).

Selain mengakomodir kecepatan yang cukup tinggi, sepeda gunung Pacific ini juga dibekali pengereman yang penuh presisi. Ada sepasang disc brake yang digunakan untuk memastikan kamu selalu dapat berhenti dengan sempurna selepas melaju kencang di atas Pacific Revolt.

4. Wimcycle Roadchamp 1.0, harga mulai Rp 1.720.000

Sepeda Wimcycle Roadchamp 1.0 menggunakan frame berbobot ringan yang bernama Hi-Tensile Steel Diamond. Bingkai ini mengunci ujung depan bagian roda hingga ujung belakang bagian roda. Karena bobot yang ringan dan kuat, Wimcycle Roadchamp 1.0 kerap dijadikan pilihan sebagai sepeda gowes di dalam hutan dan trek pegunungan yang meliuk-liuk.

Selain bingkai yang ringan, Wimcycle Roadchamp 1.0 turut dibekali dengan sparepart mumpuni. Contohnya seperti front fork yang menggunakan suspensi terbaik untuk meredam getaran di atas medan.

Selain itu, aspek desain juga sangat ditekankan oleh Wimcycle pada seri Roadchamp 1.0 ini. Grafis stiker dan stiker yang minimalis menghadirkan kesan modern. Juga, padu padan warna hitam dan merah pada salah satu sepeda gunung terbaik berharga di bawah Rp 2 juta ini juga sangat selaras. Nah, sekarang silahkan tentukan pilihanmu.

(sea)

Berita Terkait

Baca Juga