641 Dari 71.668 Penderita Meniggal Akibat DBD di Indonesia

641 Dari 71668 Penderita Meniggal Akibat DBD di Indonesia Prof, Dr, Tjandra Yoga Aditama (Foto: www.litbang.depkes.go.id)

Covesia.com - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI, Tjandra Yoga Aditama, mengungkapkan pada pertengahan Desember 2014 tercatat penderita DBD di 34 provinsi di Indonesia sebesar 71.668 orang. Sebanyak 641 diantaranya meninggal dunia.

Menurutnya, angka tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya (2013) dengan 112.511 penderita dan diantaranya meninggal sebanyak 871 orang.

Ia menjelaskan, DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh Virus Dengue yang ditularkan dari orang ke orang melalui gigitan nyamuk Aedes (Ae). Ae aegypti merupakan vektor yang paling utama, namun ada juga spesies lain seperti Ae.albopictus.

Nyamuk penular dengue ini terdapat hampir di seluruh pelosok Indonesia, kecuali di tempat-tempat dengan ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut.

Nyamuk Aedes betina biasanya terinfeksi virus dengue pada saat dia menghisap darah dari seseorang yang sedang dalam fase demam akut (viraemia) yaitu 2 hari sebelum panas sampai 5 hari setelah demam timbul, demikian dilansir laman Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI.

(zik)

Berita Terkait

Baca Juga