Video Porno Berjudul 'Buaya Darat' Hebohkan Bangka Tengah

Video Porno Berjudul Buaya Darat Hebohkan Bangka Tengah Ilustrasi senso. (Foto: ronnyforever.files.wordpress.com)

Covesia.com - Video porno berdurasi dua menit dengan judul "penangkapan buaya darat", menghebohkan warga Bangka Tengah, Bangka Belitung (Babel) karena diduga pemerannya adalah orang Bangka dan perbuatan itu dilakukan di kawasan pantai daerah itu.

"Saya sempat penasaran, kemudian setelah dilihat sepertinya pengambilan video itu di Pantai Air Anyir, Bangka dan direkam pada 2012," kata Amat, seorang warga Koba, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Antara, Minggu (5/1/2015).

Ia menjelaskan, video porno tersebut memang sudah lama beredar di dunia maya dan bahkan dengan mudah menemukannya di situs youtube namun belakangan ini menjadi heboh karena diduga pemerannya adalah orang Bangka.

"Video porno ini sudah dilihat oleh 2.378 pengunjung situs youtube. Selain itu, sebanyak enam orang pengunjung memberikan tanda like dan tiga orang pengunjung memberikan tanda dislike," ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam adegan tersebut dua sejoli tengah asyik berhubungan layaknya suami istri lalu kemudian digerebek sekelompok pemuda.

"Dua pasangan luar nikah ini sempat terkejut ketika rombongan pemuda menghampirinya dan mencoba melarikan diri namun langsung ditahan oleh para pemuda tersebut," ujarnya.

Sementara Obie, warga yang lainnya mengaku sebelumnya sempat melihat video porno tersebut namun belum terpikir bahwa itu dilakukan di sebuah pantai di Pulau Bangka.

"Setelah dihebohkan, saya kemudian kembali membuka dan kuat dugaan itu dilakukan di Pulau Bangka," ujarnya.

Ia menjelaskan, daru informasi yang didapat di dalam video tersebut ternyata diunggah seseorang bernama Dhea Narsiesz pada 12 Juli 2012 lalu.

Dalam komentar pada video itu sang penggungah mengatakan dirinya sengaja membuat judul video itu sedikit tidak nyambung.

Hal yang sama juga dikatakan Amoy (25), warga yang lainnya mengaku sudah sepekan terakhir ini video porno tersebut sempat menjadi pembicaraan sejumlah orang di warung miliknya.

"Setahu saya sudah seminggu ini, saya tahunya dari orang yang belanja di warung saya. Waktu itu mereka melihat video itu. Rupanya, kejadiannya di Bangka makanya langsung heboh," katanya. (ant/cal)

Berita Terkait

Baca Juga