Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan di RSUD Cengkareng

Keluarga Pasien Keluhkan Pelayanan di RSUD Cengkareng Ilustrasi RSUD Cengkareng. (sumber: yasirmaulana.com)

Covesia.com - Untuk mendapatkan fasilitas rawat inap di rumah sakit di kota Jakarta ternyata masih sulit. Hal ini dialami oleh keluarga Kasrodin (40) dan istrinya Suriah (30) di Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng Jakarta Barat.

"Jam tiga pagi saya udah ke rumah sakit ini karena anak saya Febri Maulana Yasin (10 bulan) sakit panas tinggi. Hingga pukul tujuh pagi anak saya masih berbaring di ruang UGD. Pihak rumah sakit mengatakan kamar penuh. Jika mau, pihak rumah sakit akan merujuknya ke rumah sakit lain," ujar Kasrodin Warga Duri Kosambi RT 009/RW 014 di Rumah Sakit Cengkareng Jakarta Barat kepada covesia, Jumat (26/12/2014).

Menurut Kasrodin, dengan pertimbangan kondisi kesehatannya yang juga sedang mengidap penyakit paru-paru, akhirnya saya membawa anak pulang ke rumah. "Kondisi saya juga sedang sakit paru-paru. Beberapa kali saya muntah darah," kata Kasrodin.

Sampai di rumah, tambah Kasrodin, anaknya kembali kambuh dan panas tinggi. Saya panik dan langsung bawa anak saya kembali ke Rumah Sakit Cengkareng. "Sampai disini ternyata pihak rumah sakit menyatakan kalau kamar masih full. Saya masih disuruh menunggu. Ya saya tunggu saja," kata Kasrodin.

Kasrodin menuturkan, sangat bingung dengan pihak rumah sakit. Dua kali datang, tapi tetap saja kamar masih penuh. "Saya berharap anak saya bisa mendapatkan perawatan di kamar rawat inap. Jika di bawa pulang, saya khawatir keadaanya semakin memburuk," pinta Kasrodin.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama RSUD Cengkareng Sugino Kesumo Karokaro menegaskan, menurut dokter yang menangani Febri Maulana Yasin (10 bulan), pasien dianjurkan untuk dirujuk atau rawat jalan. "Keluarga minta rawat jalan. Itu sebabnya keluarga pasien pulang," kata Sugino saat di konfirmasi covesia di Jakarta.

Sekalipun demikian, Sugino langsung mengecek apakah kondisi kamar rawat inap penuh atau tidak. "Kamar rawat inap memang penuh, Jika memang tidak mau dirujuk, pasien bisa menunggu sampai ada pasien lain yang pulang," kata Sugino.

(jon/lif)

Berita Terkait

Baca Juga