Awas! Penggunaan Smartphone Picu Perubahan Bagian Otak

Awas Penggunaan Smartphone Picu Perubahan Bagian Otak Ilustrasi penggunaan smartphone (Foto: Dailymail)

Covesia.com - Di era modern, penggunaan gadget, khususnya smartphone semakin marak. Selain sebagai gaya hidup, penggunaan smartphone juga telah membantu aktivitas manusia menjadi lebih mudah. Namun, apakah penggunaan smartphones yang intens dapat merubah bentuk dan fungsi otak?

Hasil penelitian yang dilakukan tim dari University of Zurich di Swiss menunjukan hal demikian. Mereka mengungkapkan bahwa orang-orang yang menggunakan ponsel touchscreen setiap hari akan memiliki somatosensori korteks yang lebih besar dan lebih kuat. Somatosensori korteks ini merupakan bagian pusat otak yang mengontrol jempol.

Penelitian yang telah dipublikasikan di jurnal Curent Biology ini melibatkan 37 relawan. 27 dari mereka menggunakan ponsel touchscreen dan 11 menggunakan telepon selular tradisional dengan tombol tetap. Relawan tersebut dipantau melalui alat khusus untuk melihat perubahan gelombang otaknya ketika menggunakan smartphones selama sepuluh hari.

Dengan pemantauan gelombang otak, orang yang menggunakan ponsel touchscreen modern cenderung berubah bentuk dan fungsi korteks somatosensori mereka. Semakin sering seseorang mengutak-atik smartphone, semakin besar pula hubungan antara otak dan tangan.

Seseorang yang menggunakan tombol tetap membutuhkan gerakan tangan yang sederhana. Sedangkan orang menggunakan layar sentuh membutuhkan gerakan yang lebih kompleks.

"Saya benar-benar terkejut dengan perubahan yang diakibatkan oleh penggunaan smartphone," ujar dr. Ghosh, ketua tim peneliti, dilansir Covesia dari Dailymail pada Jumat (26/12).

Apakah hasil temuan ini mengindikasikan bahwa smartphone tidak baik bagi kesehatan? Belum tentu. Karena selama ini otak dikenal dapat beradaptasi dengan tuntutan baru. Hanya saja orang tertentu, perubahan tersebut kadang-kadang dapat mengakibatkan gangguan nyeri dan gerakan kronis. (osd/zik)

Berita Terkait

Baca Juga