3 Tips Cegah Covid-19 dari Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo

3 Tips Cegah Covid19 dari Ketua Satgas Penanganan Covid19 Doni Monardo epala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (kanan) didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kiri) memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Jumat (27/3/2020). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Covesia.com - Penyebaran Covid-19 di Indonesia harus menjadi perhatian semua pihak. Akhir-akhir ini setiap harinya hingga ribuan warga dinyatakan positif terinfeksi. 

Ada 3 tips mencegah Covid-19 dari Ketua Satuan Tugas (Satgas), Doni Monardo. Pada Jumat (9/10/2020), Doni Monardo di Jakarta mengatakan bahwa Satgas Covid-19 merancang berbagai cara yang dapat mencegah seseorang tertular dari Covid-19, salah satunya melalui langkah "Tiga Wajib."  

Secara rinci Doni menjelaskan, "Tiga Wajib" tersebut ialah, pertama wajib menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing.

Selanjutnya, wajib patuh pada protokol kesehatan termasuk menjalankan 3M (memakai masker dengan benar jika terpaksa keluar rumah. Menjaga jarak minimal 1,5 meter. Mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin atau menggunakan hand sanitizer)

Ketiga, wajib meningkatkan imunitas dengan rutin berolah raga, istirahat teratur, gembira, tidak boleh panik, makan makanan bergizi, dan minum vitamin.

Selama vaksin belum ditemukan, kata Doni, tiga hal di atas merupakan strategi paling ampuh mencegah diri dari penyebaran Covid-19. 

“Obat dan vaksin masih dalam proses pembuatan karenanya disiplin menjalankan protokol kesehatan adalah cara untuk selamat dari penularan Covid-19," ujarnya. 

Tak hanya itu, kata Doni, bahkan orang yang sudah disiplin kadang ada yang tidak terhindar. Jika kita lalai sedikit saja, tentu akan lebih mudah terpapar. 

Kondisi di mana seseorang refleks memegang sesuatu lalu setelah itu memegang masker yang kita tidak tahu bisa saja sudah terkena virus, lalu setelahnya memegang muka atau mata, maka secara tidak langsung akan terpapar. 

Ketua Satgas Covid-19 itu juga menegaskan disiplin protokol kesehatan itu harga mati. 

"Patuhi itu tidak bisa ditawar, sehingga jika seluruh masyarakat konsisten melakukannya Covid-19 dapat dikendalikan dengan lebih cepat di Indonesia," pungkasnya.

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga