Tubagus Joddy, Sopir Vanessa Angel Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan di Polres Jombang

Tubagus Joddy Sopir Vanessa Angel Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan di Polres Jombang Tubagus Joddy, sopir yang membawa Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah. (Instagram/Suara.com)

Covesia.com - Sopir Vanessa Angel, Tubagus Joddy ditetapkan menjadi tersangka atas kecelakaan maut yang menewaskan Vanessa dan suaminua, pada Kamis (4/11/2021). Polisi juga menahan Joddy di Polres Jombang setelah ditetapkan sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, Joddy dijerat dengan Pasal 310 Ayat 4 dan atau Pasal 311 Ayat 5 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ). 

Pasal 310 Ayat 4 berbunyi; Dalam hal kecelakaan sebagaimana dimaksud pada Ayat 3 yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp12 juta.

Sedangkan Pasal 311 ayat 5 berbunyi; Dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (4) mengakibatkan orang lain meninggal dunia, pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun atau denda paling banyak Rp24 juta.

Salah satu dasar penetapan tersangka terhadap Joddy karena melanggar aturan rambu lalu lintas terkait batas maksimal kecepatan  80 KM/jam.

"Ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan di Polres Jombang," kata Gatot di Polda Jawa Timur, Kamis (11/11/2021).

Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim Kompol Hendry Ferdinan Kennedy sempat menyebut Joddy memacu kendaraan dengan kecepatan 130 KM/jam sesaat sebelum terjadinya kecelakaan. Pernyataan itu disampaikan Hendry merujuk pada hasil pemeriksaan terhadap Joddy pada Sabtu (6/11).

"Driver menyatakan kecepatannya 130 kilometer per jam," kata Hendry saat dikonfirmasi, Minggu (7/11/2021).

Dalam perkara ini, penyidik turut menyita handphone atau HP milik Joddy. Penyitaan dilakukan sebagai upaya untuk menyelidiki dugaan adanya unsur kelalaiannya di balik peristiwa kecelakaan ini.

"Seluruh handphone yang ada di lokasi sudah disita untuk dilakukan digital forensik," katanya. (Suara)

Berita Terkait

Baca Juga