KPU Perpanjang Pendaftaran Pilkada di Pasaman

KPU Perpanjang Pendaftaran Pilkada di Pasaman Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi saat melakukan sosialisasi perpanjangan masa pendaftaran calon di Pilkada, Rabu (9/9/2020).

Covesia.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Pasaman, akhirnya memutuskan memperpanjang pendaftaran peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pasaman 2020 setelah diketahui jumlah pendaftar hanya satu pasangan calon.

Adapun satu pasangan calon yang telah mendaftar ke KPU Pasaman selama masa pendaftaran tanggal 4-6 September 2020 hingga penutupan pendaftaran pukul 24.00 WIB kemarin adalah pasangan calon Benny Utama-Sabar AS. 

Ketua KPU Kabupaten Pasaman, Rodi Andermi mengatakan bahwa perpanjangan pendaftaran itu dilakukan berdasarkan sejumlah ketentuan seperti, Undang-undang, PKPU, Pedoman Teknis dan Surat Dinas KPU.

"Sejumlah ketentuan itu antara lain, apabila tidak ada pasangan calon yang mendaftar satu pun. Selanjutnya, hanya satu pasangan calon saja yang mendaftar. Atau, bila ada lebih dari satu pasangan calon yang mendaftar, tetapi hanya satu pasangan yang penuhi syarat," terang Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi, Rabu (9/9/2020).

Rodi Andermi mengatakan ada juga perpanjangan pendaftaran disebabkan karena masih ada kursi partai di DPRD yang tersisa, tetapi itu hanya bisa diambil oleh calon yang telah mendaftar kalau seandainya dia ingin itu, dan bukan menambahkan calon yang baru.

"Jadi kalau dia ingin mengambil kursi yang tersisa ini, maka dia wajib mendaftar kembali, jadi ada 6 kursi yang tersisa, kondisi Pasaman seperti itu," katanya.

Ditegaskannya, selama masa pendaftaran pada tanggal 4 hingga 6 September 2020 kemarin, hanya pasangan H.  Benny Utama - Sabar AS yang mendaftar pada hari ke dua di Aula Emir Hotel Lubuksikaping.

Kata Rodi, untuk perpanjangan pendaftaran akan dibuka kembali pada tanggal 11 hingga 12 September 2020 nanti. 

"Karena hanya satu pasangan calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar, maka sebelum perpanjangan pendaftaran dilakukan KPU Pasaman akan melaksanakan sosialisasi ke pimpinan partai dan tim kampanye calon selama tiga hari terlebih dahulu," katanya.

Selanjutnya kata dia  pada tanggal 11 hingga 12 September 2020 barulah dibuka pendaftaran. "Jika tidak ada yang mendaftar maka proses terus dilanjutkan dengan satu pasangan. Kalau tidak juga, maka kita lanjutkan dengan calon tunggal, kolom kosong," katanya.

Kata dia dalam pilkada juga tidak ada istilah kotak kosong, tetapi kolom kosong. Semua proses tahapan saat ini juga ditunda seperti pemeriksaan verifikasi berkas dan pemeriksaan kesehatan. Setelah selesai proses penundaan, maka tahapan akan dilanjutkan. 

Sebagaimana diketahui, pasangan calon bupati dan wakil bupati Pasaman Benny Utama -Sabar AS maju dalam Pilkada 2020 diusung oleh delapan partai politik penghuni DPRD Kabupaten Pasaman.

Delapan partai politik di DPRD Pasaman yang mengusung paslon Benny -Sabar itu adalah, Partai Golkar, Demokrat, PAN, PKB, PPP, PDI Perjuangan, NasDem, serta PKS.

Diketahui dari 35 kursi yang ada di DPRD Pasaman itu, sebanyak 29 kursi sudah menyatakan mendukung Benny Utama-Sabar AS. Sementara itu, 6 kursi adalah 5 milik Gerindra dan 1 Hanura. Mereka tidak bisa mencalonkan sendiri karena syarat minimal adalah 7 kursi.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga