Maju Pilkada Padang Pariaman, Refrizal-Heppy Neldi Bawa Visi dan Misi 'Papa Juara'

Maju Pilkada Padang Pariaman RefrizalHeppy Neldi Bawa Visi dan Misi Papa Juara Foto: Saat pendataran pasangan Refrizal-Heppy Neldi mendaftar ke KPU Padang Pariaman. Peri.

Covesia.com - Diminta Partai Gerindra dan PKS, mantan anggota DPR RI daerah pemilihan Sumatera Barat (Sumbar) II Refrizal, maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Padang Pariaman berpasangan dengan Heppy Neldi, membawa visi dan misi "Papa Juara".

"Artinya "Papa Juara" ini, juara dalam segala bidang, seperti diantaranya bidang agama, bidang pertanian dan perkebunan," sebut Refrizal usai mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang Pariaman pada Minggu (6/9/2020).

Lanjut Refrizal, papa juara dibidang agama ini, bahwa pihaknya ingin nanti Padang Pariaman menjadi kabupaten banyak hafiz qurannya. 

"Kami ingin nanti satu korong, nagari, kecamatan ada satu orang hafiznya sebagai koordinator rohani. Namun itu tidak bisa disulap, tapi yang jelas kami akan berusaha," ungkapnya.

Sedangkan kalau dibidang pertanian dan perkebunan kata Refrizal, pihaknya ingin mengembalikan Padang Pariaman kehabitatnya. Contoh kearifan lokalnya di Padang Pariaman menanam kelapa, maka pihaknya ingin mengembalikan itu. 

"Kami ingin mengembalikan kearifan lokal masyarakat tersebut, dengan mengajak masyarakat kembali menanam kelapa, pinang dan coklat, bukan sawit lagi karena tidak cocok di Padang Pariaman," jelasnya. 

Kembali ditegaskan Refrizal bahwa visi dan misinya adalah, Papa Juara dari segala bidang dan adaik basandi sarak, sarak basandi kitabullah.

Refrizal menyebutkan, untuk maju di Pilkada Padang Pariaman berpasangan dengan Heppy Neldi yang merupakan Ketua Fraksi Gerindra di DPRD daerah itu, bukan sebuah keinginan pribadinya, namun diminta untuk maju oleh Partai Gerindra dan PKS.

"Saya maju ini bukan keinginan pribadi, tapi diminta oleh partai Gerindra dan PKS," ujarnya.

Sementara itu, Heppy Neldi mengatakan, dirinya sudah mengajukan mundur sebagai anggota DPRD Padang Pariaman namun penetapannya harus menunggu proses.

"Kan syarat pendaftarannya harus ada pernyataan mundur," ujarnya. 

(per)

Berita Terkait

Baca Juga