Hari Ini 6 Warga Agam Dinyatakan Positif Covid-19, Satu Meninggal Dunia

Hari Ini 6 Warga Agam Dinyatakan Positif Covid19 Satu Meninggal Dunia Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Sebanyak 6 Orang Warga Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan positif terinfeksi Covid-19, Sabtu (5/9/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Agam, Khasman Zaini mengatakan, sesuai informasi yang diterima dari Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso, dari 3.057 sample 70 sample dinyatakan positif di Sumbar, 6 diantaranya dari Kabupaten Agam.

"Ada penambahan 6 kasus baru hal itu sesuai dengan informasi yang kita terima sore ini," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com.

Adapun rincian 6 kasus baru tersebut terdiri dari, Pria ( 47) warga Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, pekerjaan karyawan honor, diduga terpapar dari pekerjaan, Wanita (59), warga Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, yang duga melakukan kontak dari cluster baralek.

Kemudian dilanjutkan dengan Wanita (20) warga Palembayan, yang dugaan kuat juga terjangkit akibat kontak dari cluster baralek, Wanita (49) warga Pakan Sinayan, Kecamatan IV Koto, pekerjaan karyawan RS, kontak dengan kasus konfirmasi, Wanita (29), warga Biaro, Kecamatan Baso dan terakhir Wanita (48) warga Pakan Kamih Kecamatan Tilatang Kamang.

"Saat ini seluruh warga yang dinyatakan positif sudah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing," katanya lagi.

Sementara itu pihaknya juga menginformasikan 4 pasien Covid-19 asal Agam dinyatakan sembuh diantaranya 2 orang dari Kecamatan Ampek Angkek, 1 dari IV Koto dan 1 orang dari Kecamatan Banuhampu.

"Untuk pasien meninggal dunia hari ini ada satu kasus yaitunya Pria 42 th, warga Padang Lua, dan saat ini sudah disemayamkan," tutur Khasman.

Saat ini tercatat di Kabupaten Agam sebanyak 197 kasus Covid-19 terdiri dari 59 dinyatakan sembuh, 4 meninggal dunia dan selebihnya masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga