Tiga Klaster Utama Penyebaran Covid-19 pada Masa New Normal di Agam

Tiga Klaster Utama Penyebaran Covid19 pada Masa New Normal di Agam Ketua GTP2 Covid-19 Agam, Martias Wanto

Covesia.com - Kasus positif Covid-19 dimasa new normal di Kabupaten Agam mengalami peningkatan tajam dibandingkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSB) beberapa pekan sebelumnnya. Pada masa PSBB tercatat hanya 18 warga yang terkonfirmasi Positif Covid-19 namun pada masa new normal terjadi peningkatan sebanyak 161 kasus.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Agam, Martias Wanto menyebutkan, penyebaran kasus positif Covid-19 di Agam secara umum tersebar dari tiga cluster utama yaitunya kluster pondok pesantren, kluster dari luar daerah, dan kluster pesta pernikahan.

Untuk di Kecamatan Matur, kasus positif Covid-19 banyak berasal dari tracing kluster pondok pesantren di Nagari Panta Pauah. Dari 101 santri yang diperiksa 31 orang diantaranya terkonfirmasi positif dengan status tanpa gejala (ODP).

Sementara itu untuk kasus positif yang banyak mendera warga Kecamatan IV Koto berdasarkan hasil tracing dari kluster perantau Nias. Dari kasus positif yang didapati diantaranya ada yang asimptomatik dan simptimatik (dengan gejala). Kemudian dilanjutkan dengan penambahan kasus positif Covid-19 di Palembayan berdasarkan hasil tracing dari kegiatan pesta perkawinan yang dilaksanakan di Palembayan dan Palupuah. 

"Guna mengantisipasi penyebaran yang lebih masif, Pemda Agam sudah mengeluarkan surat edaran untuk tidak melaksanakan pesta pernikahan maupun kegiatan yang memicu kerumunan warga," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com Rabu (2/9/2020).

Dari tiga Cluster utama tersebut lanjut Martias Wanto, penyebaran juga terjadi pada tenaga medis yang bertugas untuk penanganan. Dari pelacakan lanjutan didapati beberapa tenaga kesehatan di Kecamatan Lubuk Basung, Kecamatan Palembayan dan Kecamatan IV Koto juga terinfeksi Covid-19.

"Adanya petugas medis yang terpapar Covid-19 membuat kita harus menutup sementara pelayanan di Puskesmas tempat mereka bertugas, melakukan swab terhadap seluruh pegawai dan mengalihkan pelayanan ke puskesmas terdekat," katanya saat dikonfirmasi Covesia.com Rabu (2/9/2020).

Mencermati kondisi terkini pihaknya mengharapkan kesadaran penuh masyarakat dan seluruh unsur agar memaksimalkan protokol Covid-19, serta senantiasa menjaga kesehatan diri dan lingkungan. "Selalu mencuci tangan, gunakan masker dan taati protokol kesehatan Covid-19," tutupnya.

(Jhn)



Berita Terkait

Baca Juga