Dampak Pandemi Covid-19, Pembangunan Pelabuhan Laut di Pariaman Terhenti

Dampak Pandemi Covid19 Pembangunan Pelabuhan Laut di Pariaman Terhenti Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Yanrileza.

Covesia.com - Semuanya terdampak akibat Covid-19 yang telah melanda Indonesia, khususnya Kota Pariaman, seperti halnya pembangunan pelabuhan laut yang terdapat di Kecamatan Pariaman Selatan, kota tersebut harus terhenti. 

Pelabuhan itu dibangun untuk menghubungkan Pariaman dengan Kepulauan Mentawai, Nias, dan pulau lainnya.

"Studi kelayakannya sudah dilakukan namun untuk selanjutnya terkendala akibat Covid-19," sebut Kepala Dinas Perhubungan Kota Pariaman, Yanrileza, Senin (31/8/2020).

Dikatakan Yanrileza, awalnya untuk Detail Engineering Design (DED) atau detail gambar kerja pelabuhan tersebut dianggarkan melalui APBN Perubahan 2020, namun karena Covid-19 maka hal tersebut tidak dapat terealisasi.

Untuk itu kata Yanrileza, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman akan mengalokasikan anggaran melalui APBD 2021 untuk DED pelabuhan tersebut yang selanjutnya dipresentasikan kepada pemerintah pusat.

"Setelah diusulkan maka diharapkan pembangunan fisiknya dimulai pada 2022," ujarnya.

Sebelumnya Walikota Pariaman, Genius Umar mengharapkan Kementerian Perhubungan agar membangun pelabuhan ke Kepulauan Mentawai guna mendukung pariwisata di daerah itu.

(pri)

Berita Terkait

Baca Juga