Sumbar Lakukan Pembatasan Selektif di 9 Titik Pintu Masuk

Sumbar Lakukan Pembatasan Selektif di 9 Titik Pintu Masuk Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal saat ditemui usai conferensi pers di Aula kantor Gubernur, Selasa (1/9/2020) (Laila Marni)

Covesia.com - Tingginya pertambahan kasus Covid-19 di Sumbar juga disebabkan mudahnya akses keluar masuk Sumbar. Namun demikian 4 hari terakhir Sumbar kembali melakukan pembatasan selektif di 9 pintu masuk. 

"Semua pintu masuk ke Sumbar di perbatasan dilakukan pembatasan selektif. Setiap mobil disetop, secara prinsip Gubernur telah perintahkan Satpol PP untuk pembatasan semua 9 titik termasuk bandara," ungkap Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Jasman Rizal saat ditemui usai konferensi pers di Aula kantor Gubernur, Selasa (1/9/2020).

Tak hanya itu kata Jasman Wisatawan yang datang ke Sumbar harus ada keterangan sehat dan harus diswab. Laboratorium akan prioritaskan hasil swab wisatawan agar cepat kalau bisa satu hari paling lama. Sampai keluar hasil swab diisolasi sehari sebelum keluar hasil tesnya dilarang kemana-mana dulu. 

"Pembatasan selektif sudah 4 hari lalu diberlakukan dan akan terus berlaku sampai keluar perda. Jika sudah efektif kita pakai Perda,"jelasnya. 

Jasman juga mengatakan orang yang berasal dari zona merah tidak bisa masuk Sumbar. "Gak boleh keluar masuk,"tukasnya.

Saat ini Kota Padang dinyatakan oleh Gubernur sudah menjadi zona merah. "Pemko harus menyesuaikan sesuai Kesmas. Banyak hal yang harus dilakukan Pemko Padang, bagaimana tentang pengaturan baralek, ibadah, bahkan perkantoran di Padang harus WFH," imbuhnya. 

(lia/adi)

Berita Terkait

Baca Juga