Tak Indahkan Imbauan, Satpol PP Akan Sita Lapak PKL yang Gunakan Trotoar di Kota Padang

Tak Indahkan Imbauan Satpol PP Akan Sita Lapak PKL yang Gunakan Trotoar di Kota Padang Tampak petugas Satpol PP saat membantu memindahkan lapak pedagang yang berjualan di badan jalan di Kota Padang, beberapa waktu yang lalu (Foto: dok.humas)

Covesia.com - Jadikan trotoar di Kota Padang untuk berjualan serta tempat pemasangan iklan berupa papan bermerek di daerah itu kedepan akan disita Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). 

Diketahui, Satpol PP sudah berulangkali melakukan penertiban bagi PKL atau pedagang yang mengunakan trotoar untuk tempat berjualan maupun sebagai tempat untuk meletakkan iklan di atas trotoar.

"Kita sudah setiap hari melakukan tindakan secara persuasif dan humanis kepada PKL maupun kepada penjual yang meletakkan iklannya di atas trotoar, kita selalu tegur dan bantu untuk pemindahan di tempat yang tidak menganggu ketertiban," ungkap Alfiadi, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, dalam siaran tertulisnya yang diterima, Senin (31/8/2020). 

Namun kata Alfiadi, hal tersebut tidak membuat PKL dan pengusaha untuk berubah, bahkan dengan sengaja dan tidak peduli dengan himbauan petugas tersebut.

"Mereka tidak mengindahkan apa yang telah kita sampaikan, maka perlu upaya tegas dengan menyita barang barang tersebut, " ucapnya.

Alfiadi menegaskan, jika sudah sering ditegur dan acap kali dibantu dalam memindahkan barang dagangannya ataupun papan iklan yang diletakkan di atas trotoar tersebut juga tidak diindahkan, anggotanya akan menindak tegas.

"Tidak ada lagi main kucing-kucingan. jangan setiap hari itu-ke itu juga, kedepan akan kita sita dan penindakan tegas hingga kita tipiringkan, karena itu selain menganggu pengguna jalan juga membuat kota kelihatan tidak teratur," tambah Alfiadi.

Dirinya berharap, bagi masyarakat yang masih mengunakan trotoar atau badan jalan untuk berjualan agar segera dipindah di tempat yang tidak melanggar Perda.

"Kita yakin masyarakat sudah paham kalau trotoar untuk pejalan kaki, apa lagi trotoar yang sudah ditata oleh Pemko Padang. Kedepan kita harap tidak ada lagi masyarakat yang menggunakan trotoar untuk berjualan, parkir kendaraan dan meletakkan iklan usahanya," harap Alfiadi.

(*/don)

Berita Terkait

Baca Juga