Ruang Isolasi Penuh, RSAM Bukittinggi Tak Mampu Lagi Tampung Pasien Covid-19

Ruang Isolasi Penuh RSAM Bukittinggi Tak Mampu Lagi Tampung Pasien Covid19 Ilustrasi RSAM Bukittinggi (Foto: dok.covesia)

Covesia.com - Melonjaknya kasus Covid-19 di Sumbar setiap harinya mengakibatkan Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi yang menjadi salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Sumbar itu kewalahan.

Pasalnya, kini RSAM tidak mampu lagi menampung pasien rujukan Covid-19 yang datang dari daerah di Sumbar.

Menurut informasi yang berhasil Covesia.com himpun melalui Humas RSAM Bukittinggi, Mursalman Chaniago, Senin(31/8/2020), mengatakan saat ini saja pasien yang dirawat di ruang isolasi Covid-19 sudah penuh.

"Awalnya ada 24 tempat tidur untuk pasien Covid-19 yang disediakan, karena pasien yang masuk bertambah setiap harinya kini ditambah satu ruangan lagi sehingga menjadi 42 tempat tidur. Dan itu semua sudah penuh," ungkapnya.

Ia mengungkapkan ada 42 pasien yang dirawat di RSAM saat ini, 40 pasien positif Covid-19 dan 2 pasien suspek.

Untuk sementara waktu, pihak RSAM sendiri tidak mampu lagi menampung pasien Covid-19 karena keterbatasan tempat tidur dan ruang isolasi.

"Kemaren ada satu pasien Covid-19 yang terpaksa kita tolak karena tidak ada lagi ruangan sehingga pasien itu dirujuk kembali ke RSUD Pariaman," jelasnya.

Sementara itu, RSAM Bukittinggi mencatat sudah merawat 85 pasien Covid-19, dengan rincian 40 pasien positif saat ini masih dirawat diruang isolasi, 39 pasien sudah dinyatakan sembuh dan 6 pasien meninggal dunia serta 2 pasien suspek yang kini sedang menjalani perawatan di tuang isolasi.

Dengan meningkatnya kasus Covid-19, Mursalman Chaniago terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan jangan sampai lenggah serta untuk tidak menyepelekan wabah Covid-19 ini.

"Sekali lagi kita tidak sedang dalam keadaan baik baik saja, patuhi terus protokol kesehatan dan tetap terapkan prilaku hidup bersih dan sehat. Jangan lengah dan jangan sampai tidak percaya dengan wabah ini," imbaunya.

Ia meminta jika sayang pada diri sendiri, keluarga dan tim kesehatan yang sedang berjuang menangani pasien Covid-19 maka patuhi protokol kesehatan agar bisa meminimalisir penularan wabah Covid-19.

(deb)

Berita Terkait

Baca Juga