Warga Garagahan Agam Resah, Populasi Kera Meningkat dan Rusak Perkebunan

Warga Garagahan Agam Resah Populasi Kera Meningkat dan Rusak Perkebunan Ilustrasi (Pixabay)

Covesia.com - Warga Dusun Kampung Parik, Jorong III, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diresahkan dengan meningkatnya populasi hama kera yang kerap masuk ke perkebunan dan merusak tanaman.

Salah seorang masyarakat Dusun Kampung Parik, Depi (36) mengatakan meningkatnya Populasi primata yang satu ini terlihat 6 bulan terakhir, mereka datang secara bergerombolan dari dalam hutan masuk ke kebun dan sawah warga untuk mencari makan dengan cara merusak tanaman.

"Musim durian tahun ini bisa dikatakan kita tidak bisa panen, semenjak dari bunga hingga menjelang matang, durian sudah diganggu kera," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Senin (10/8/2020).

Tidak hanya itu hewan dengan nama latin macaca fascicularis ini juga  kerap terlihat makan tanaman, jengkol, petai dan kelapa yang berada di kebun pinggir hutan, bahkan akhir-akhir ini juga sudah berani masuk ke sawah memakan padi yang mulai menguning.

"Kita sudah mencoba mengusir menggunakan anjing buruan atau menakut-nakuti dengan petasan dan senapan angin walau sudah dihalau mereka tetap membandel dan kembali lagi," katanya lagi.

Dikatakan Depi, 2 tahun yang lalu club Perbakin Agam pernah mengadakan kegiatan pengendalian hama di kawasan setempat, hal itu sangat membantu masyarakat karena populasi kera menurun dan tidak berani masuk kekebun. "Sangat terbantu, kita berharap kegiatan pengendalian hama bisa dilakukan lagi disini," tutupnya.

(jhn/nod)


Berita Terkait

Baca Juga