Permohonan Sengketa FAGE ke Bawaslu Dinyatakan Lengkap, Lusa KPU Sumbar Jalani Persidangan

Permohonan Sengketa FAGE ke Bawaslu Dinyatakan Lengkap Lusa KPU Sumbar Jalani Persidangan Ilustrasi (Dok.Covesia)

Covesia.com - Tim kuasa hukum Bapaslon Gubernur Sumatera Barat, Fakhrizal - Genius Umar (FAGE) yang melayangkan permohonan penyelesaian sengketa Pemilihan ke Bawaslu Sumbar, akhirnya dinyatakan lengkap, Rabu (5/8/2020). Bawaslu langsung menjadwalkan sidang musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan ini pada Jumat (7/8/2020) mendatang.

"Perbaikan berkas permohonan sengketa yang sebelumnya kami sampaikan telah diselesaikan oleh tim Fakhrizal - Genius Umar. Kemudian kami lakukan verifikasi dan dinyatakan lengkap. Dengan begitu permohonan tim dari Fakhrizal - Genius Umar ini suda teregister di Bawaslu dengan No 001/PS.REG/ 13/VIII/2020 pada Rabu 5 Agustus 2020,"  sebut Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Elfitrimen kepada Covesia.com, Rabu Sore.

Dengan telah teregister ini, proses permohonan penyelesaian sengketa ini akan berlanjut kepada sidang musyawarah penyelesaian sengketa akan dilaksanakan Jumat mendatang.

"Setelah teregister, kami jadwalkan sidang musyawarah pertamanya hari Jumat besok pukul 14.00 WIB di Bawaslu. Kedua belah pihak akan kami undang dan sidang ini sifatnya tertutup," kata Surya lagi.

Namun, inti dari pokok permasalahan yang dimohon oleh tim Fakhrizal - Genius Umar belum bisa dibocorkan oleh Surya. Hanya saja, setiap poin permasalahan yang menjadi sengketa oleh Tim Fakhrizal-Genius Umar akan dibahas secara detail dan sesuai aturan yang berlaku.

"Pokok-pokok sengketanya itu nanti akan terlihat dan dibahas dalam sidang musyawarah. Jadi nanti saja ya. Belum bisa dijabarkan sekarang," kata Surya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Fakhrizal - Genius Umar, Virza Benzani mengaku pihaknya akan pro aktif untuk mendapatkan keadilan terhadap Fakhrizal-Genius Umar. 

"Kami merasa dirugikan dengan proses dan hasil verifikasi faktual yang dilakukan KPU Sumbar kemarin. Jadi kami akan pro aktif untuk mendapatkan keadilan," sebut Virza saat dikonfirmasi Covesia.com.

Ia juga mengatakan dalam sengketa ini, ada beberapa point yang menjadi pokok sengketa. Point tersebut tidak terlepas dari adanya lampiran Form BA 5.1-KWK dan TMS-nya dukungan dari pendukung yang tidak berhasil ditemui oleh petugas PPS. 

"Jadi pokok sengketanya masih sekitar yang kemarin. Adanya Form BA 5.1-KWK dan status pendukung yang TD jadi TMS. Termasuk ada beberapa poin tambahan lainnya," kata Virza.

Dengan akan dilangsungkannya sidang musyawarah sengketa pemilihan ini oleh Bawaslu Sumbar, Virza berharap seluruh point sengketa dari pihak Fakhrizal-Genius Umar dikabulkan.

"Kami optimis seluruh poin sengketa yang disampaikan ke Bawaslu dikabulkan. Pasalnya, seluruh point tersebut adalah pelanggaran dan kelalaian yang dilakukan.oleh KPU Sumbar," tutupnya.

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga