Hingga Batas Akhir, Calon Perseorangan di Agam Tak Serahkan Berkas Perbaikan Dukungan

Hingga Batas Akhir Calon Perseorangan di Agam Tak Serahkan Berkas Perbaikan Dukungan Ilustrasi - Antara

Covesia.com - Calon Bupati dan Wakil Bupati Agam, perseorangan Suhatril dan M Tonic tidak menyerahkan perbaikan jumlah dukungan hingga batas akhir waktu penyerahan.

Kepala Komisi Pemilihan Umum (KPU) Agam Riko Antoni melalui Koordinator Divisi Teknis, Zainal Abadi mengatakan, KPU Agam telah memberikan masa penerimaan perbaikan dari tanggal 25-27 Juli 2020.

"Dalam pencalonan perseorangan ada jumlah minimal syarat dukungan, untuk Kabupaten Agam sendiri jumlah dukungan minimalnya 31.028 berkas. Jika pada verifikasi faktual jumlah tersebut tidak terpenuhi maka bapaslon berkesempatan menyerahkan dukungan kembali dimasa perbaikan," ujarnya, Selasa (28/7/2020).

Untuk dukungan perbaikan sesuai pada PKPU 18 tahun 2019 tentang pencalonan pada pasal  32A angka (2) disebutkan jumlah perbaikan dukungan yg diserahkan dg ketentuan paling sedikit 2 kali dari jumlah kekurangan dukungan. 

Dukungan tersebut adalah dukungan baru atau lama yang telah diperbaiki, berupa daftar pendukung yang alamatnya tidak sesuai dengan administrasi PPS atau surat dukungan tidak ditempel KTP/Suket

"Sebagaimana diketahui pada pelaksanaan verifikasi, ada 35.478 dukungan perbaikan yang harus dipenuhi. Hal ini dikarenakan ada kewajiban 2 kali kebutuhan untuk memenuhi jumlah minimal dukungan yaitu 31.028 dukungan," katanya lagi.

Untuk calon perseorangan di Agam Suhatril–Muhammad Tonic sebelumnya telah memasukan dukungan bakal pasangan calon sebanyak 34.418 dukungan. 

Setelah dilakukan verifikasi faktual, bakal pasangan calon tersebut masih kekurangan 17.379 dukungan.

Hingga batas masa penerimaan berakhir Senin (27/7/2020) kemarin, calon perseorangan tersebut tidak menyerahkan berkas perbaikan dukungan. Maka proses perbaikan tidak bisa dilanjutkan

“Kami bersama Bawaslu Agam menunggu sampai akhir batas waktu penyerahan, karena pasangan calon tidak menyerahkan dukungan perbaikan maka proses perbaikan tidak kami lanjutkan” tutup Zainal.

(jhn/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga