Bertambah 5 Kasus Positif Covid-19 Hari Ini di Sumbar, Merupakan Warga Sawahlunto, Agam dan Padang

Bertambah 5 Kasus Positif Covid19 Hari Ini di Sumbar Merupakan Warga Sawahlunto Agam dan Padang Ilustrasi (Covesia/Anggoma)

Covesia.com - Hari ini terjadi 5 penambahan kasus Covid-19 di Sumbar. 5 kasus tersebut berasal dari Kota Sawahlunto, Kabupaten Agam, dan Kota Padang. Hingga jumlah total yang pisitif sudah di angka 874. 

"Kota Sawahlunto terkonfirmasi 1 orang warganya positif terinfeksi covid-19. Selama kurang lebih 2 bulan Kota Sawahlunto masuk zona hijau. Namun setelah ada terkonfirmasi, status kota Sawahlunto langsung masuk zona kuning.,"ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, Selasa (28/7/2020).

Dikatakan Jasman bahwa Walikota Sawahlunto telah mengambil kebijakan untuk menutup semua sekolah sampai waktu yang ditentukan, sembari melakukan tracking dan tracing serta swap test.

Lebih lanjut kata Jasman, 576 spesimen terperiksa (568 Lab Unand dan 8 Lab Baso Agam), terkonfirmasi tambahan 5 (lima) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 4 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 5 orang yaitu 1 orang dari Kabupaten Agam, 1 orang dari Kota Sawahlunto dan 3 orang dari Kota Padang. 

Kabupaten Agam yang dinyatakan positif  Covid-19 adalah Pria 23 th, warga Gaduik, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi BPSDM.

Kemudian, Kota Sawahlunto yang positif adalah Pria 55 th, warga Tanah Lapang, pekerjaan pegawai BUMN, terinfeksi karena pulang dari Kalimantan tanggal 16 Juli 2020, penanganan dirawat di RSUD Rasidin Padang.

Selenjutnya, pasien positif dari Kota Padang adalah Wanita 24 th, warga Lubeg, pekerjaan Kasir, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ke dua, Wanita 80 th, warga Gurun Laweh, status IRT, diduga terpapar dari riwayat pengobatan di rumah sakit, penanganan dirawat di RST Dr. Reksodiwiryo.

Terakhir, Wanita 37 th, warga Sawahan Timur, pekerjaan Guru, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sementara itu untuk pasien sembuh sebanyak 4 orang yakninya, 

1. Batita (perempuan) 2 th, warga Dadok Tunggua Hitam Kota Padang, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RST Reksodiwiryo.

2. Wanita 21 th, warga Tanjuang Baliak Kab. Solok, status Mahasiswa, diduga terpapar dari riwayat perjalanan, pasien karantina BPSDM.

3. Pria 24 th, warga Kubu Marapalam, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

4. Pria 22 th, warga Koto Panjang, pekerjaan karyawan BUMN, terinfeksi karena riwayat perjalanan dari Mentawai tanggal 1 Juli 2020, pasien RSUD Padang Panjang.

"Kasus Suspek dengan total 126 orang. Dirawat sebanyak 25 orang. Isolasi mandiri sebanyak 101 orang," pungkasnya. 

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga