Pilkada Pasbar, Pasangan Agus-Rommy Serahkan 27.099 Dukungan Tambahan

Pilkada Pasbar Pasangan AgusRommy Serahkan 27099 Dukungan Tambahan Pasangan calon Agus-Rommy usai menyerahkan berkas dukungan tambahan di KPU Pasaman Barat, Senin (27/7/2020).

Covesia.com - Pasangan perseorangan calon bupati dan wakil bupati Pasaman Barat (Pasbar), Agus-Rommy menyerahkan 27.009 dukungan tambahan kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat.

Bakal calon Bupati Pasaman Barat, Agus Susanto mengatakan bahwa pihaknya sangat optimis lolos dan bisa ikut bertarung di Pilkada 2020 ini.

"Kami optimis untuk lolos dan bisa ikut bertarung di pilkada 2020 ini. Hari ini kami setahkan 27.099 dukungan tambahan kepada KPU Pasaman Barat untuk diverifikasi faktual," terang Agus Susanto, didampingi bacalon Wabup, Rommy Candra serta simpatisannya di Simpang Empat, Senin (27/7/2020).

Agus Susanto menyampaikan bahwa hasil verifikasi faktual tahap awal paslon ini dinyatakan masih belum memenuhi syarat dan baru mendapatkan sebanyak 13.886 dukungan.

"Hasil tersebut masih kekurangan syarat dukungan, dari syarat minimal untuk ditetapkan lolos oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat sebanyak 21.312 dukungan," tambah Agus Susanto.

Agus Susanto mengungkapkan bahwa dukungan tambahan yang diserahkan itu berkat kerja keras simpatisannya dengan sendirinya bekerja dan warga yang spontanitas mengantarkan ketika terdengar syarat dukungan dinyatakan kurang.

"Ada sebanyak 8.908 yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dukungan hasil pleno terbuka itu dari total 22.794 syarat dukungan diawal yang kita serahkan. Tentu jika dikurangkan dari minimal syarat dukungan calon perseorangan sebanyak 21.312 dengan hasil rapat pleno sebanyak 13.886 dukungan. Maka ada kekurangan sebanyak 7.426 dukungan kemudian dikalikan dua dengan total 14.852 dukungan," katanya.

Kata dia, 27.099 dukungan tambahan yang diserahkan itu tersebar di sebelas Kecamatan se-Pasaman Barat.

"Saya terharu, dalam 10 hari terkumpul sebanyak 27.099 dukungan bahkan lebih. Ini nampak jelas kekuatan rakyat. Bahkan ada warga yang meminta datanya ditunggu," ungkapnya.

Hingga saat ini pasangan perseorangan itu tetap konsisten dan istiqomah dengan jalur independen dan belum terbesit melalui jalur partai. Ia sangat percaya dengan kekuatan rakyat.

Menurutnya, pilkada kali ini menjadi ajang pembuktian jika masyarakat pun berdaya atas pemilihan bupati dengan berharap terusungnya pasangan dari independen.

"Jadi bukan hanya pertarungan partai-partai itu. Ini hajatan seluruh warga. Kami buktikan semua masyarakat memiliki hak yang sama dalam demokrasi," ujarnya.

Ia berharap dalam proses verifikasi faktual nanti, pihak KPU Pasaman Barat benar-benar menempatkan tim verifikator yang menguasai daerah yang akan di verifikasinya.

"KPU jangan menempatkan tim verifikator yang tidak mengusai daerah yang akan diverifikasinya. Verifikator seharusnya warga setempat, sehingga ia bisa mengetahui orang-orang yang diverfaknya," harapnya.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga