Jelang Idul Adha 1441 H, Distan Agam Turunkan 41 Personel Periksa Kelayakan Hewan Qurban

Jelang Idul Adha 1441 H Distan Agam Turunkan 41 Personel Periksa Kelayakan Hewan Qurban Ilustrasi hewan kurban (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Jelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), meningkatkan pengawasan kesehatan dan kelayakan hewan qurban di daerah itu.

Kepala Distan Agam, Arief Restu, didampingi Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Farid Muslim, mengatakan, pihaknya menurunkan sebanyak 41 personel yang terdiri dari dokter hewan dan petugas paramedik veteriner yang tersebar di setiap kecamatan. 

"Tim ini akan bertugas melakukan memeriksa apakah kondisi hewan layak untuk dijadikan qurban," ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com, Kamis (27/7/2020).

Dijelaskan Arief Restu, sebelum dinyatakan layak dari petugas nantinya juga akan melakukan pemantauan dimulai dari daerah asal hewan, proses pemberangkatan ternak, cara pengangkutan dan penampungan.

Tidak hanya itu pengawasan juga dilakukan pelaksanaan pemotongan hewan kurban dalam masa new normal, sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

"Kita juga melakukan pembinaan dan penyuluhan terhadap masyarakat terkait dengan tata cara penyembelihan hewan sesuai dengan syariat islam," katanya lagi.

Selain itu pelaksanaan penyembelihan hewan kurban harus memperhatikan aspek kesejahteraan hewan, utamanya daging hewan kurban harus memenuhi persyaratan Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

"Masyarakat tidak boleh memotong ternak betina seperti sapi atau kerbau yang masih produktif untuk kurban. Larangan penyembelihan sapi/kerbau betina produktif ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Petemakan dan Kesehatan Hewan. Pasal 18 ayat 4," jelasnya.

Sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Pertanian, pelaksanaan kurban harus tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak fisik. 

"Pada masa pandemi ini masyarakat tetap harus memperhatikan protokol kesehatan, hindari kontak fisik dan selalu menggunakan masker," tutupnya.

(jhn)


Berita Terkait

Baca Juga