Ferizal-Nurkhalis Optimis, Maskar Dt Pobo-Masril Pesimis di Hari Terakhir Perbaikan Dukungan

FerizalNurkhalis Optimis Maskar Dt PoboMasril Pesimis di Hari Terakhir Perbaikan Dukungan Ilustrasi pasangan Ferizal-Nurkhalis Optimis, Maskar Dt Pobo-Masril (Foto: Istimewa)

Covesia.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota menetapkan Senin, (27/7/2020) pukul 24.00 WIB, sebagai batas waktu perbaikan jumlah dukungan perseorangan yang kurang atas hasil rapat pleno hasil verifikasi faktual beberapa waktu silam. Di hari terkahir ini, Ferizal Ridwan - Nurkhalis optimis untuk bisa lolos sebagai calon Bupati - Wakil Bupati dari jalur perseorangan. Beda hal dengan Maskar Dt Pobo - Masril yang mengaku sudah pesimis.

"Siang ini kami sudah menginput sebanyak 20020 dukungan dari kebutuhan minimal 12.278 dukungan. Sengaja kami melebihkan banyak dari yang dibutuhkan, sebagai persediaan apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan saat verifikasi faktual perbaikan nantinya," sebut Ferizal kepada Covesia.com melalui seluler, Senin (27/7/2020).

Namun, dari 20020 ini dikatakan Ferizal masih ada yang berkemungkinan ganda dan diperkirakan Liaison Officer (LO) Ferizal - Nurkhalis akan memasukkan 19 ribuan dukungan.

"Mungkin sekita 19 ribuan yang dimasukkan ke KPU. Karena masih ada kemungkinan ada yang ganda. Sekarang kami sedang mensortir. Sore ini LO akan melakukan submit dalam aplikasi silondan menyerahkannya nanti malam," kata Ferizal. 

Sampai detik ini, Ferizal masih optimis dirinya bersama Nurkhalis bisa lolos sebagai calon Bupati-Wakil Bupati Limapuluh Kota pada pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Di sisi lain, Maskar M Dt Pobo mengaku jumlah dukungan untuk perbaikan ini akan kurang. 

"Berapa yang sudah diupload ke silon, mungkin kurang. Tapi berapa jumlahnya belum ada laporan dari sekre kepada saya," kata Maskar.

Namun, Maskar tetap menjalankan Prosedur KPU sebagai bapaslon yang maju dalam jalur perseorangan. Namun ia menyayangkan pada verifikasi faktual kemarin masih dianggap kekurangan oleh KPU Limapuluh Kota. 

"Sebagai bapaslon, pasti kami taat aturan dan menjalankan aturan dari KPU. Tapi kami sangat menyayangkan has verfak KPU kemarin. Banyak pendukung yang tidak ditemui dan TMS. Padahal kami meminta dukungan KTP itu door to door," ucapnya.

Sementara itu Komisioner KPU bidang teknis dan pelaksanaan, Rina Safitri mengatakan pihaknya masih menunggu penyerahan berkas kedua bapaslon perseorangan hingga pukul 24.00 WIB.

"Penyerahan dukungan perbaikan ini kami buka tanggal 25-27 juli 2020. Untuk tanggal 25 dan 26 Juli 2020 kami bukan sampai pukul 16.00 WIB. Tapi di hari terakhir tanggal 27 juli 2020 kami buka sampai pukul 24.00 WIB," kata Rina.

(agg) 

Berita Terkait

Baca Juga