Lima Unit Rumah Semi Permanen di Pasaman Ludes Dilalap Si Jago Merah

Lima Unit Rumah Semi Permanen di Pasaman Ludes Dilalap Si Jago Merah Mobil Damkar Pasaman saat memadamkan kebakaran di di Jorong Murni Panti, Nagari Panti, Kecamatan Panti, Pasaman dilaporkan ludes dilalap sijago merah sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (24/7/2020) tadi. (Ist)

Covesia.com - Sebanyak lima unit rumah semi permanen di Jorong Murni Panti, Nagari Panti, Kecamatan Panti, Pasaman dilaporkan ludes dilalap si jago merah sekitar pukul 14.00 WIB, Jumat (24/7/2020) tadi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) dan Damkar Kabupaten Pasaman, Aan Afrinaldi mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Kelima unit rumah permanen tersebut beserta isinya ludes dilalap si jago merah. Sehingga kerugian materil ditaksir mencapai Rp300 juta," terang Kasatpol PP Damkar, Aan Afrinaldi kepada Covesia.com.

Hingga saat ini kata Aan Afrinaldi belum diketahui dengan pasti apa penyebab kebakaran hebat tersebut. Namun karena posisi kelima rumah semi permanen itu berada dikawasan padat penduduk yang membuat api dengan cepat menjalar dengan tak terbendung.

"Masih ditelusuri penyebabnya. Adapun kelima rumah semi permanen yang ludes terbakar itu milik korban yang masing-masing bernama Ical (40), Qobul (50), Luhut (30), Abder Rahman (36) dan Denggan (50) warga Kecamatan Panti," tambah Aan Afrinaldi.

Pihaknya usai menerima informasi kebakaran itu kata dia langsung menurunkan empat unit Damkar  untuk memadamkan kobaran api.

"Alhamdulillah api bisa dilumpuhkan satu jam kemudian. Namun hingga saat ini petugas masih dilokasi untuk melakukan pendinginan sisa-sisa kebakaran. Takutnya nanti masih ada bara api yang tersisa dan bisa memicu kebakaran lagi," katanya.

Untuk sementara kata dia seluruh korban terpaksa diungsikan kerumah kerabat terdekatnya sebelum menyusul datangnya bantuan dari pemerintah.

"Kejadian ini akan kami laporkan langsung kepada Bapak Bupati agar segera disalurkan bantuan kepada para korban. Atas kejadian ini kami mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati agar tidak terjadi peristiwa serupa," tutupnya.

(hri/nod)

Berita Terkait

Baca Juga