Mendes PDTT Kukuhkan Pendamping Desa Berdikari Bentukan Pemko Pariaman

Mendes PDTT Kukuhkan Pendamping Desa Berdikari Bentukan Pemko Pariaman Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (kanan) bersama Wali Kota Pariman Genius Umar.

Covesia.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar mengukuhkan 43 pendamping desa berdikari bentukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, pada Jumat (24/7/2020).

Pendamping desa berdikari ini dibentuk oleh Pemkot Pariaman agar semua desa di kota itu memiliki pendamping. 

Baca juga: Mendes PDTT: Untuk Sumbar, Akan Ada Formulasi Baru Dana Desa

Sebab saat ini pendamping desa yang digaji oleh kementerian itu tidak mencukupi dengan jumlah desa yang ada di Kota Pariaman.

"Ini adalah inovasi yang sangat bagus dilakukan oleh Kota Pariaman, dan ini akan saya bawa dan sampaikan ke daerah-daerah lain yang saya kunjungi," kata Abdul Halim Iskandar dalam sambutanya pada acara itu.

Dikatakan Abdul Halim, sebelumnya ia hanya diminta Walikota Pariaman untuk mengukuhkan Pendamping Desa Berdikari secara virtual. Namun, karena menurutnya Pendamping Desa Berdikari penting maka dirinya ingin mengukuhkan secara langsung.

"Tujuannya untuk menunjukkan kepada kabupaten dan kota lain bahwa Pariaman bisa membentuk hal tersebut," ujarnya. 

Dia menyebutkan, dengan kabupaten dan kota di Indonesia memiliki Pendamping Desa Berdikari maka tidak saja dapat membantu APBN, yang tidak mampu membiayai seluruh pendamping desa di setiap desa di Indonesia, tapi juga untuk mempercepat pembangunan dari desa.

"Seharusnya setiap desa hendaknya memiliki pendamping desa untuk percepatan pembangunan Indonesia dari desa, namun karena keterbatasan APBN maka hingga sekarang hal tersebut belum tercapai," ungkapnya. 

Sementara itu, Walikota Pariaman, Genius Umar menyampaikan, inovasi tujuan pendamping desa berdikari agar semua program di desa itu bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan moto dari undang-undang desa itu sendiri yaitu membangun dari desa.

"Adanya pendamping ini maka semua desa di Kota Pariaman sudah memiliki pendamping desa, dan untuk gajinya diambilkan dari anggaran pemkot," ucapnya.

Selain melakukan pengukuhan terhadap 43 pendamping desa berdikari ini, Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar juga mengunjungi Jembatan Pelangi di Desa Kampung Kandang, Kecamatan Pariaman Timur, Kota Pariaman, yang dibangun dari dana desa.

(pri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga