Dukungan Kurang, KPU Sumbar Wajibkan Bapaslon Fakhrizal - Genius Menambah 371.586 Dukungan Lagi

Dukungan Kurang KPU Sumbar Wajibkan Bapaslon Fakhrizal  Genius Menambah 371586 Dukungan Lagi Rapat pleno KPU Sumbar Hasil Rekapitulasi Verifikasi Faktual Perseorangan di Padang, Kamis (23/7/2020)(Foto: Covesia/ Angga)

Covesia.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar menyatakan hasil verifikasi faktual Bapaslon Gubernur - Wakil Gubernur Sumbar, Fakhrizal - Genius Umar yang dilakukan pada 27 Juni - 10 Juli 2020 belum memenuhi batas dukungan minimal sebanyak  316.051 dukungan. Dukungan Bapaslon yang memenuhi Syarat hanya 130.258 dukungan dan masih kurang 185.793 dukungan lagi.

Dengan dinyatakan belum memenuhi batas dukungan minimal, Fakhrizal -Genius Umar diwajibkan untuk melengkapi dukungan sebanyak dua kali jumlah kekurangan dukungan sebelumnya dengan total jumlah 371.586 dukungan lagi. Paling lambat, dukungan ini diterima oleh KPU Sumbar sampai tanggal 27 Juli 2020.

"Jadi dalam verifikasi faktual ini, kami dari KPU Sumbar menyatakan bapaslon Fakhrizal - Genius Umar belum lolos. Tapi masih ada masa perbaikan dengan beban dua kali lipat dari jumlah kekurangan batas minimal yang telah ditentukan sebelumnya," sebut Komisioner Bidang Pelaksanaan dan Teknis, Izwaryani kepada Covesia.com, Kamis malam (23/7/2020) usai rapat pleno hasil rekapitulasi verifikasi faktual di Pangeran Beach Hotel.

Dalam rapat pleno ini, KPU juga telah menerima dan melakukan pembetulan terhadap keberatan tim pasangan bakal calon. Hasil dukungan verifikasi faktual didapatkan dengan total dukungan 130.258 orang.

Jumlah tersebut kurang dari minimal yang ditetapkan KPU Sumbar yaitu  316.051 dukungan. Kekurangan dukungan adalah 185.793 orang.

Dengan keputusan tersebut diminta melakukan perbaikan yaitu harus mengumpulkan dua kali lipat dari angka kekurangan. Maka tim Fakhrizal harus mengumpulkan 371.586 dukungan lagi, jika kurang dari itu maka KPU tidak akan menerimanya.

Penyerahan perbaikan dilakukan pada tanggal 25-27 Juli ini. Kemudian dilanjutkan verifikasi faktual 

Menanggapi hal ini, Genius Umar mengaku pihaknya keberatan akan hasil ini dan akan melakukan langkah selanjutnya. Pasalnya, banyak hal dan fenomena dilapangan yang diluar konteks aturan dalam proses verifikasi faktual. 

"Kami keberatan. Banyak temuan yang kami temukan dan itu tidak ditanggapi oleh KPU. Temuan tersebut sangat mempengaruhi hasil dukungan untuk kami. Dalam waktu dekat, Kami akan lanjutkan ke Bawaslu, DKPP dan KPU RI," kata Genius Umar.

(agg)

Berita Terkait

Baca Juga