Kasus Tabrak Lari Mobil Dinas Istri Bupati, Polisi: Secepatnya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasus Tabrak Lari Mobil Dinas Istri Bupati Polisi Secepatnya Dilimpahkan ke Kejaksaan Kasat Lantas Polres Kota Pariaman, Iptu Muhammad Sugindo

Covesia.com - Terkait kasus tabrak lari sopir dari istri Bupati Padang Pariaman, yang menewaskan seorang bocah 10 tahun, secepatnya akan dilimpahkan ke kejaksaan.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Kota Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Muhammad Sugindo kepada covesia pada Kamis (23/7/2020).

"Secepatnya kami selesaikan mindiknya untuk diserahkan ke kejaksaan. Muda-mudahan minggu besok bisa diserahkan," sebut Sugindo.

Dikatakan Sugindo, pelaku akan disangka dengan pasal 312 dengan ancaman kurungan 3 tahun dan denda maksimal Rp75 juta, atau pasal 310 undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dengan kurungan 6 tahun penjara denda Rp12 juta. 

"Tapi rencananya pelaku akan kami sangkakan dengan pasal berlapis, yaitu pasal 312 juncto pasal 312. Jadi total 9 tahun ancaman penjara, tapi nanti kami kordinasikan dulu dengan ke kejaksaan apa bisa diterapkan keduanya," jelasnya.

Sugindo juga menyebutkan, kalaupun seandainya ada kesepakatan damai antar kedua belah pihak. Misalkan pelaku telah bertanggung jawab kepada pihak keluarga keluarga korban, namun hal tersebut bukan berarti menghapus tuntutan pidana kepada pelaku.

"Polisi tetap berhak melakukan penyidikan. Hanya saja, surat damai biasanya untuk keringan hukuman," ujarnya.

Sebelumnya, kasus tabrak lari yang menewaskan seorang anak usia 10 tahun di Jalan Syekh Burhanuddin Dusun Binasa, Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) itu, diketahui mobil dinas istri Bupati Padang Pariaman yang dikendarai oleh Rahmat Yuda Oksa (20).

Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (16/7/2020) sekitar pukul 19.00 WIB. Pelaku yang mengendarai mobil dinas warna hitam jenis Innova Venture setelah menabrak korban, tancap gas kabur meninggalkan korban yang terkapar di jalan.

Kata Sugindo, setelah mendapat laporan dan pihaknya, yang dipimpin oleh Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP dan diketahui pelakunya.

Kepolisian menelepon pelaku dan meminta untuk datang ke kantor Lantas. Namun, pelaku mengelak dengan berbagai alibi yang kemudian akhirnya bersedia juga untuk datang.

Saat ini pelaku sudah diamankan di sel tahanan Mapolres Kota Pariaman, beserta barang bukti untuk proses hukum. 

Kemudian kata Sugindo, saat kejadian itu istri bupati Padang Pariaman, tidak berada di dalam mobil nahas tersebut. Sebab pada saat hari kejadian, Rena Sovia diketahui sedang berada di Jakarta.

Hal itu juga dibenarkan oleh Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung juga bahwa katanya, saat kejadian itu Istri Bupati tidak ada di dalam mobil. 

(pri/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga