Curah Hujan Tinggi, Banjir, Longsor dan Jalan Terban Terjadi di Agam

Curah Hujan Tinggi Banjir Longsor dan Jalan Terban Terjadi di Agam Sumber: BPBD Agam

Covesia.com - Curah hujan tinggi yang mengguyur Kamis (23/7/2020) pagi, memicu terjadinya banjir di sejumlah lokasi di Kabupaten Agam. 

Data yang dihimpun Covesia.com dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam terdapat sejumlah titik banjir di daerah itu.

Titik pertama, banjir terjadi di Jorong Gasan Kaciak Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara. 

Akibat hujan dengan intensitas lebat yang mengakibatkan banjir, dengan ketinggian air 30 cm dan merendam 3 unit rumah warga.

Kemudian dilanjutkan dengan meluapnya Sungai Batang Tiku yang merusak jembatan di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara. Untuk saat ini akses lalu lintas di daerah setempat hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Selanjutnya, banjir juga merendam 25 unit rumah warga di Jorong Pasia Paneh, Nagari Tiku Selatan. Debit air dengan ketinggian 30 sampai dengan 50 cm, membuat sebagian besar warga harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Material batu tanah dan kayu juga menimbun badan jalan di Dusun Simaruok, Jorong II Nagari Garagahan. 

Akibatnya jalan alternatif Lubuk Basung menuju Batu Basa Kabupaten Padang Pariaman Kamis (23/7/2020) pagi putus total. 

Untuk Titik ini tim BPBD Agam sudah menurunkan satu unit alat berat untuk upaya pembersihan.

Terakhir curah hujan tinggi membuat akses lalu lintas di Jorong Batu Hampa Nagari Manggopoh menuju Durian Kapeh, Nagari Tiku Utara amblas dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Kalaksa BPBD Agam, M Luthfi AR, didampingi Kabid KL Syafrizal mengatakan, saat ini seluruh petugas sudah berada di lokasi untuk melakukan evakuasi, sementara itu untuk Jorong Gasan Kaciak dan Jorong Pasia Paneh, Nagari Tiku Selatan saat ini debit air sudah mulai surut dan masyarakat sudah mulai melakukan pembersihan sisa-sisa Banjir.

"Untuk longsor, pengerjaan sudah hampir selesai sementara itu Jalan Amblas dan jembatan putus, kita sedang berupaya membuat jembatan darurat," tutupnya.

(jhn/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga