Soal Tunggakan Retribusi SPR, Pemko Padang Siapkan Surat Teguran Ketiga 

Soal Tunggakan Retribusi SPR Pemko Padang Siapkan Surat Teguran Ketiga  Kepala dinas Perdagangan Kota Padang, Andre Algamar (Foto: dok.pribadi)

Covesia.com - Pemerintah Kota Padang dan Pihak Sentral Pasar Raya (SPR) Plaza Padang belum mendapatkan kesepakatan soal tunggakan retribusi SPR Plaza senilai Rp 7,5 Miliar. Hal ini disampaikan kepala dinas Perdagangan Kota Padang, Andre Algamar, Rabu (22/7/2020). 

"Belum ada kesepakatan antara Pemko Padang dengan Pihak SPR Plaza Padang hingga hari ini soal tunggakan retribusi Rp 7,5 Miliar," sebut Andre kepada Covesia.com ketika dikonfirmasi melalui seluler.

Disebutkannya, setelah DPRD Padang mendesak Pemko Padang untuk menagih tunggakan pajak tersebut, Dinas Perdagangan langsung merespon dengan melayangkan surat teguran pertama kepada SPR Plaza. Surat teguran pertama ini tidak di respon dan di lanjutkan dengan surat teguran kedua. 

Setelah surat teguran kedua ini, SPR membalas surat dengan meminta pembayaran retribusi dilakukan dengan tiga pembayaran untuk tahun 2020 senilai Rp 1,2 miliar. Pembayaran dilakukan pada Oktober, November dan Desember 2020. 

"Dalam surat yang kami layangkan, kami fokus dulu untuk retribusi tahun 2020 senilai Rp 1,2 miliar. Pihak SPR mengaku menyanggupi dengan permintaan tiga kali bayar pada bulan Oktober, November dan Desember," kata Andre lagi.

Permintaan tersebut direspon oleh Pemko Pasang dengan menyetujui tiga kali pembayaran. Namun, untuk waktu pembayaran tidak disetujui. Pemko Padang meminta agar SPR mulai membayar pada Agustus hingga Oktober 2020.

"Untuk pembayaran bertahap sebanyak tiga kali, kami setuju. Tapi kami meminta agar pembayaran dimulai pada bulan Agustus hingga Oktober. Surat pemberitahuan agar membayar pada Agustus ini sudah kami layangkan. Tapi belum ada balasan dari SPR," katanya. 

Untuk jawaban SPR agar pembayaran Bulan Agustus ini, Pemko masih manunggu sampai akhir bulan Juli 2020 ini. Jika tidak direspon, Pemko akan melayangkan surat teguran ketiga.

"Jika tidak ada respon sampai akhir Juli 2020 ini, kami akan layangkan surat teguran ketiga. Sekarang surat itu, sedang dipersiapkan," ucapnya.

Untuk persoalan tunggakan retribusi SPR Plaza Padang ini, Dinas Perdagangan sudah berkonsultasi dengan bagian hukum Pemko Padang untuk tindakan selanjutnya. 

"Untuk soal ini, kami juga sudah melakukan konsultasi hukum dengan bagian Hukum," katanya.

Sementara itu, Kabag TU SPR Plaza Padang, Joko belum bisa memberikan konfirmasi. Selama dua hari Covesia.com telah berupaya menghubungi via seluler dan terus mengaku tengah sibuk.

(agg).


Berita Terkait

Baca Juga