BNNK Pasbar Ringkus Dua Tersangka Pengedar Narkoba, 24 Paket Sabu Diamankan

BNNK Pasbar Ringkus Dua Tersangka Pengedar Narkoba 24 Paket Sabu Diamankan Barang bukti Narkoba jenis Sabu yang berhasil diamankan BNNK Pasaman Barat (Foto: dok.bnnk pasbar)

Covesia.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat, Sumatera Barat berhasil meringkus dua orang tersangka yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan Narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu.

Kepala BNNK Pasbar, Irwan Effenry mengatakan kedua tersangka diringkus di Jorong Kemakmuran, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Senin (20/7/2020) kemarin.

"Penangkapan ini berawal dari laporan informasi masyarakat. Dimana tingkah laku tersangka yang telah meresahkan masyarakat sekitar," terang Kepala BNNK Pasbar, Irwan Effenry kepada Covesia.com, Selasa (21/7/2020).

Irwan menyampaikan kedua tersangka masing-masing berinisial YS (25) warga Jorong Kemakmuran dan NS (26) warga Tinggam Jorong Harapan, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat.

"Tim pemberantasan BNNK Pasbar mulai melakukan pengintaian sejak pukul 16.00 WIB kemarin, dengan mengikuti gerak-gerik tersangka. Kita lakukan pengintaian hingga ke lokasi penangkapan pada malam harinya. Keduanya digerebek ketika berada didalam kamar," tambah Irwan.

Dari tangan kedua tersangka kata dia berhasil diamankan Barang Bukti (BB) berupa 24 Paket kecil Narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu-sabu.

"Kemudian uang tunai Rp300 ribu, dan satu buah dompet warna abu abu," katanya.

Selain itu kata dia, ada juga satu unit telepon selular merk nokia warna hitam dengan nomor imei 358978099124658, satu unit telepon selular oppo 35 warna hitam dengan nomor imei 866342045200390 dan satu unit telepon selular merek vivo Y53 warna emas dengan nomor imei  866845037119196.

"Saat itu tersangka akan melakukan transaksi, langsung kita ringkus dan ditemukan didalam saku celana pelaku NS (26)tahun," katanya.

Saat ini kata dia pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke kantor BNNK Pasbar guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

(hri)


Berita Terkait

Baca Juga