1.010 Sample yang Diperiksa, Delapan Warga di Sumbar kembali Dinyatakan Positif Covid-19

1010 Sample yang Diperiksa Delapan Warga di Sumbar kembali Dinyatakan Positif Covid19 Ilustrasi (Dok.Covesia)

Covesia.com -  Tim Lab Unand dan Baso Agam yang dipimpin Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Si dipercaya untuk periksa spesimen dari luar Sumbar. Hari ini 2.743 spesimen diperiksa, 8 kasus positif bertambah di Sumbar dan 113 kasus positif dari spesimen Kalimantan Selatan. 

"Pemeriksaan spesimen tersebut terdiri dari Sumbar 1.010 sample dan dari Kalimantan Selatan 1.733 sample. Dari 1.733 sample dari Kalimantan Selatan, terkonfirmasi positif 113 orang. Sementara Sumbar, dari 1.010 sample alhamdulillah hanya terkonfirmasi 8 orang positif," ungkap Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal, Selasa (21/7/2020).

Total sampai hari ini telah 836 orang Warga Sumbar terinfeksi Covid-19. Terjadi penambahan 8 orang warga sumbar positif terinfeksi Covid-19. Sembuh bertambah 7 orang, sehingga total sembuh 707 orang.

Dikatakan Jasman 836 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Sumbar dirawat di berbagai rumah sakit 45 orang (5,4%), isolasi mandiri 34 orang (4,1%), isolasi BPSDM 17 orang (2%), meninggal dunia 33 orang (3,9%), dan Sembuh 707 orang (84,6%). 

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 8 orang yaitu 3 orang dari Kota Padang, 1 orang dari Padang Panjang, 1 orang dari Kota Payakumbuah, dan 3 orang dari Kabupaten Dharmasraya. 

Pasien dari Kota Padang adalah, Wanita 50 th, warga Kubu Marapalam, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kedua, Wanita 46 th, warga Indaruang, pekerjaan Personalia, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penaganan dirawat di Semen Padang Hospital.

Ketiga, Wanita 24 th, warga Lubuak Begaluang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Sementara itu pasien positif dari Kota Padang Panjang merupakan Pria 53 th, warga Kampuang Manggih, pekerjaan Kontraktor, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Payakumbuah juga menambah kasus positif yakninya Wanita 54 th, warga Nunang Dayu Bangun, pekerjaan ASN, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Selanjutnya, Kabupaten Dharmasraya juga menambah kasus positif. Pertama, Wanita 32 th, warga Padang Laweh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kedua, Wanita 22 th, warga Padang Laweh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Ketiga, Wanita 25 th, warga Padang Laweh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Tak hanya itu, Jasman juga mencatat rincian pasien sembuh sebanyak 7 orang. 

Pertama, Wanita 59 th, warga Piai Tangah Kota Padang, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Kedua, Wanita 39 th, warga Ulak Karang Utara, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Ketiga, Wanita 37 th, warga Ulak Karang Utara, starus IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Keempat, Wanita 18 th, warga Ulak Karang Utara, status Pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien RSUD Rasidin Padang.

Kelima, Pria 21 th, warga Sumpur Kudus Kab. Sijunjuang, terinfeksi karena sebagai Santri Temboro, pulang dari Jawa Timur tanggal 18 April 2020, pasien RSUD Rasidin Padang.

Keenam, Pria 36 th, warga Andalas Kota Padang, pekerjaan Wiraswasta, diduga terpapar daei pekerjaan, pasien Karantina BPSDM.

Ketujuh, Pria 24 th, warga Gantiang Parak Gadang, pekerjaan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Karantina BPSDM.

Sedangkan untuk kasus suspek dengan total 136 orang. Dirawat sebanyak 20 orang. Isolasi mandiri sebanyak 116 orang.

(ila)



Berita Terkait

Baca Juga