Klaster Baru Covid-19 Muncul di Payakumbuh, Dua Guru Positif

Klaster Baru Covid19 Muncul di Payakumbuh Dua Guru Positif Ilustrasi - pixabay

Covesia.com - Walikota Payakumbuh, Riza Falepi mengumumkan dua guru positif terpapar Covid-19. Kedua guru ini masuk dalam klaster baru yang berasal dari jamaah Masjid Muslimin Labuh Baru, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Hal ini disampaikan Riza Falepi dalam konferensi Pers melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

Kedua guru yang positif terkonfirmasi Covid-19 itu berinisial MS (59) guru SMPN 4 Payakumbuh yang sehari-hari tinggal di Sungai Pinago Tanjung Gadang. Kemudian, ELY (54) guru SMPN 3, yang tinggal di Kelurahan Nunang Daya Bangun.

“Sejak kemarin, kedua guru ini sudah menjalani perawatan dan diisolasi di Balai Diklat BKPSDM Sumbar di Padang Besi, Padang,” kata Riza Falepi didampingi Kadinkes dr Bakhrizal.

Riza mengajak warga Payakumbuh, agar tetap lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19. 

“Pandemi Covid-19, belum berakhir di negeri ini. Makanya, penerapan memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun, merupakan kewajiban yang tidak boleh dilanggar,” kata Riza.

Sedangkan Kadinkes Bakhrizal, dengan adanya penemuan terkonfirmasi positif Covid-19 dalam satu jemaah masjid ini, berarti Payakumbuh sudah membentuk klaster baru.

Karena itu pada, Rabu (22/7/2020) atau Kamis (23/7/2020), petugas akan melakukan tes swab kepada jemaah yang punya riwayat kontak dengan kedua guru ini. Pengambilan swab ini gratis dan akan diadakan di halaman masjid setempat.

Sementara Itu Kadisdik Payakumbuh, AH Agustion mengatakan, dengan temuan dua guru terkonfirmasi positif, terjawab sudah, kenapa Payakumbuh harus menunda belajar secara tatap muka di sekolah hingga Desember mendatang.

Menurut Agustion, ia tak bisa membayangkan jika belajar tatap muka di sekolah, sudah dimulai sejak 13 Juli lalu.

Perkiraan Agustion, bakal banyak anak sekolah yang akan menjadi korban Covid-19 jika tetap dipaksakan sekolah pada saat Ini. 

“Penundaan belajar tatap muka hingga Desember langkah tapat yang dia biambil gubernur dan wali kota,” sebut Agustion. 

(agg/rdk)

Berita Terkait

Baca Juga