Maling Handphone untuk Biaya Berobat Anak, Residivis Dibekuk Polisi di Mentawai

Maling Handphone untuk Biaya Berobat Anak Residivis Dibekuk Polisi di Mentawai Ilustrasi (pixabay)

Covesia.com - Kehabisan akal untuk biaya berobat sang anak, seorang nelayan, residivis tindak pidana pencurian, Harlan Mantovani (25/L) dibekuk Satreskrim Polres Kepulauan Mentawai atas aksi pencurian handphone yang dilakukannya di rumah korban RP di Dusun Kampung Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara padakamis (2/7/2020) lalu sekira jam 5.00 WIB saat korban masih tidur.

 Rencananya, tersangka Harlan hendak menjual handphone dan kemudian uangnya digunakan untuk biaya berobat anaknya. Namun karena tersangka tidak bisa membuka kunci/sandi handphone tersebut, tersangka mengantarkan handphone ke bengkel elektronik di jalan raya Tuapejat Km.8 Dusun Karya Bakti Desa Sipora Jaya Kecamatan Sipora Utara.

Orangtua korban (Yunizar) kemudian melapor pada senin (6/7/2020) lalu.

"Setelah adanya laporan polisi dan dilakukan penyelidikan, akhirnya pada selasa (14/7/2020) sekira jam 17.00 WIB tersangka berhasil diamankan

tanpa perlawanan oleh Satreskrim Polres Mentawai di Km.8 Dusun Karya Bakti Desa Sipora Jaya Kecamatan Sipora Utara saat ia hendak menjemput handphone di bengkel elektronik milik Irfan,"ungkap Kapolres Mentawai AKBP Dody Prawiranegara didampingi Kasatreskrim Polres Mentawai Iptu Irmon, selasa (21/7/2020).

Adapun Barang bukti yang diamankan diantaranya satu unit kotak handphone merek Oppo A39 dengan 2 Imei, satu unit handphone merek oppo A39 gold, dan satu unit charger hp putih. 

Selanjutnya, berkas perkara tahap I akan segera diserahkan ke pihak Kejaksaan negeri Mentawai di Padang.

Akibat perbuatannya, Ia terancam dikenai pasal 363 ayat 1 ke 3e Jo Pasal 486 KUHP, pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP, dan pasal 486 KUHP.

(Septin)

 

Berita Terkait

Baca Juga