Sejumlah Titik di Pasaman Barat Dilanda Banjir, Pohon Tumbang Hingga Longsor

Sejumlah Titik di Pasaman Barat Dilanda Banjir Pohon Tumbang Hingga Longsor Bencana longsor di Pasaman Barat, Sabtu (18/7/2020). Sumber: istimewa

Covesia.com - Sejumlah titik di daerah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dilaporkan dilanda bencana banjir, pohon tumbang hingga tanah longsor pada Sabtu (18/7/2020) sore.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Edi Busti melalui kepala bidang kedaruratan dan logistik, Decky Harmiko Sahputra mengatakan bencana tersebut diakibatkan tingginya intensitas hujan disertai petir yang mengguyur daerah itu sejak pukul 14.00 WIB tadi siang.

"Untuk bencana banjir melanda daerah pemukiman penduduk di Nagari Persiapan Lubuk Landur, Kecamatan Pasaman. Banjir ini disebabkan oleh tingginya debit air Sungai Batang Lubuak Landur. Sehingga melaup ke pemukiman dengan ketinggian 50 centimeter dan merendam dua unit rumah warga," terang kepala bidang kedaruratan dan logistik BPBD Pasbar, Decky Harmiko Sahputra kepada Covesia.com, Sabtu malam.

Bencana banjir kata Decky Harmiko Sahputra juga melanda daerah pemukiman warga di Nagari Persiapan Suka Menanti.

"Banjir ini disebabkan meluapnya anak air batang puai yang mengakibatkan tiga rumah dan satu mushola terendam," tambah Decky.

Kemudian kata dia bencana banjir juga melanda pemukiman warga di Nagari Aur Kuning, Pasaman Barat.

"Banjir di daerah Nagari Aur Kuning ini juga diakibatkan luapan anak air batang puai yang mengakibatkan tiga buah rumah terendam air," katanya.

Selanjutnya kata dia banjir dan pohon tumbang melanda daerah jalan lintas Padang- Simpang Empat di Aia Rau, Kecamatan Kinali. 

"Sehingga mengganggu arus lalu lintas pengendara. Akan tetapi tadi pohon yang tumbang sudah berhasil diatasi bersama masyarakat setempat dan lalu lintas juga sudah lancar," katanya.

Sementara bencana tanah longsor melanda jalan talang kuning Kampung Guo didaerah Jorong Kampung Guo, Nagari Rabi Jonggor, Kecamatan Gunung Tuleh.

"Bencana tanah longsor itu mengakibatkan terhambatkan akses jalan talang kuning Kampung juo. Untuk kendaaran roda dua bisa lewat, sedangkan roda empat belum bisa melintas didaerah itu. Saat ini BPBD telah melakukan koordinasi bersama dinas PU untuk peminjalan alat berat untuk mengangkat material longsor tersebut," katanya.

Beruntung kata dia tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tetap waspada ditengah cuaca ekstrim ini agar tidak jatuh korban jiwa.

(hri)

Berita Terkait

Baca Juga