Antisipasi Penyebaran Covid-19, SMK N 2 Pariaman Maksimalkan Persiapan Sarana Prasarana Kesehatan

Antisipasi Penyebaran Covid19 SMK N 2 Pariaman Maksimalkan Persiapan Sarana Prasarana Kesehatan Gedung SMK N 2 Pariaman

Covesia.com - Antisipasi penyebaran Covid-19 saat pelaksanaan proses belajar dan mengajar (PBM) tatap muka, SMK N 2 Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), sudah mempersiapkan sarana prasarana kesehatan jauh-jauh hari. 

"Segala sesuatunya sudah kami persiapkan semaksimal mungkin, seperti tempat pencucian tangan yang sudah kami letakan di depan pintu gerbang masuk sekolah. Bahkan persiapan itu dilakukan sebelum peserta didik mulai masuk sekolah pada Senin (13/7/2020) hari ini," sebut Kepala Sekolah SMK N 2 Pariaman, Arrahmi.

Lanjut Arrahmi, ada dua tempat pencucian tangan yang disediakan pihaknya, lengkap dengan sabun cuci tangan dan tisunya serta tempat sampah pembuangan.

"Tujuan kami meletakan dua tempat pencucian tangan itu, agar tidak terjadi antrian yang panjang bagi peserta didik, dan ketika mereka antri kami juga sudah menyediakan tempat tanda telapak kaki, dimana mereka harus menunggu untuk menjaga sosial distancing diantara mereka ketika menunggu antrian," ungkapnya. 

Selain itu kata Arrahmi, pihaknya juga menyediakan 10 buah thermo gun atau alat pengukur suhu. Gunanya untuk pemeriksaan suhu tubuh peserta didik, guru, dan staff ketika masuk ke lingkungan sekolah.

"Kami juga persiapkan di kantor ketika ada orang lain yang datang berurusan ke kantor," ujarnya.

Arrahmi menyebutkan, untuk suhu tubuh peserta didik yang lebih dari 36 derjat celcius, maka pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk kembali pulang beristirahat, dan memeriksakan kesehatan mereka. 

"Nanti jika mereka sudah sehat, maka boleh datang lagi ke sekolah untuk belajar," katanya. 

Kemudian kata Arrahmi, pihak sekolah juga menyediakan masker untuk peserta didik yang tidak membawa masker ke sekolah.

"Masing-masing kelas kami juga menyediakan cairan pembersih tangan sebanyak satu kotak, dan juga tempat pencucian tangan di depan kelasnya," ucapnya. 

Disebutkan Arrahmi, untuk menjaga lingkungan steril dari virus dan bakteri, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan di masing-masing kelas serta lingkungan sekolah. 

"Penyemprotan nanti akan kami lakukan sebanyak dua kali dalam seminggu," ujarnya. 

(hms.sumbar/pri)

Berita Terkait

Baca Juga