Pemko Bukittinggi Tunda Sekolah Tatap Muka 13 Juli Mendatang

Pemko Bukittinggi Tunda Sekolah Tatap Muka 13 Juli Mendatang Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias (Foto: Debi)

Covesia.com - Pemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menunda sekolah tatap muka yang direncanakan akan dimulai pada 13 Juli 2020 yang juga bertepatan tahun ajaran baru 2020/2021.

"Kebijakan itu diambil karena saat ini Bukittinggi masih ada kasus Covid-19 dan kita tidak ingin mengambil resiko," kata Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias usai rapat evaluasi Tim Gugus Tugas Covid-19, Rabu (8/7/2020).

Lebih lanjut, ia menjelaskan penundaan sekolah dikarenakan situasi tanggap darurat Bukittinggi diperpanjang karena status Bukittinggi berada di zona kuning.

Keputusan itu diambil setelah melakukan rapat melalui Video Conference (Vidcon) dengan Gubernur Sumbar kemarin. Dimana situasi di Bukittinggi belum kondisi aman dari Covid-19 hingga masih menunggu berada di zona hijau.

"Sebenarnya satu bulan lalu kita nol kasus Covid-19 tidak ada kasus baru, namun kini kita terkonfirmasi ada warga Bukittinggi yang positif Covid-19, jadi kita harus waspada," ungkapnya. 

Terkait pelaksanaan tatap muka bagi siswa disekolah itu, Bukittinggi akan menerapkan SKB 4 Mentri yang telah ada. Kemungkinan proses belajar mengajar akan memakai dua sistem, tatap maya dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Luring dengan cara penjemputan bahan kesekolah tiap minggu. 

"Pemko Bukittinggi terutama Dinas Pendidikan masih menyiapkan tata pelaksanaannya," sebutnya.

(deb) 

Berita Terkait

Baca Juga