Pemilih di Pessel Diprediksi Bertambah 10 Persen pada Pilkada 2020

Pemilih di Pessel Diprediksi Bertambah 10 Persen pada Pilkada 2020 Ilustrasi - Antara

Covesia.com - Komisi Pemulihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) memprediksi akan ada penambahan jumlah pemilih pada Pilkada Desember 2020 mendatang sekitar 10 persen. 

Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar menyampaikan, sekitar 10 persen pemilih di daerah itu akan bertambah untuk Pilkada mendatang. 

"Kalau dibandingkan dengan Pileg tahun 2019 lalu, kita prediksi sekitar 10 persen pemilih akan bertambah nantinya," sebutnya pada Covesia.com, Jumat (3/7/2020).

Menurutnya, peningkatan itu terjadi seiring dengan waktu dan bertambahnya umur anak-anak yang sebelumnya tidak cukup umur sebagai pemilih. 

"Nanti anak yang berumur 17 tahun akan meningkat. Begitu juga dengan jumlah pensiunan TNI dan Polri," ujarnya.

Kemudian, untuk mereka para pemilih pemula yang akan masuk DPT adalah mereka yang memiliki kartu tanda penduduk (KTP). 

"Jika tidak memiliki KTP, berkemungkinan besar mereka tidak akan masuk kedalam DPT," katanya.

Epaldi menambahkan, berdasarkan data KPU Pessel untuk Pileg 2019 lalu, total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di daerah tersebut ada sebanyak 331 ribu pemilih. 

"Dari 15 Kecamatan, jumlah DPT di Pessel, sebanyak 331 ribu pemilih," katanya.

Kemudian, dari 15 Kecamatan, yang paling banyak adalah di Kecamatan Lengayang, dengan total pemilih sebanyak 42 ribu orang. 

Setelah itu, di posisi kedua dengan total pemilih sebanyak 38 ribu berada di Kecamatan Koto XI Tarusan, dan yang ketiga Kecamatan Sutera, dengan total pemilih sebanyak 37 ribu. 

"Kalau memang bertambah 10 persen, jumlah DPT di Pessel diperkirakan sebanyak 360 ribu pemilih," ungkapnya.

Lanjutnya lagi, ke depan KPU akan melakukan pemutakhiran data pemilih. Dan untuk itu, pihaknya akan membentuk tim pemutakhiran. 

"Setelah dilakukan pemutakhiran data, bagi perantau dan pendatang yang tidak memiliki KTP Pessel, tidak bisa menggunakan hak pilihnya," tutupnya.

Seperti diketahui, Pelaksanaan Pilkada serentak bakal digelar pada 9 Desember 2020. Selain Pessel, Pilkada kali ini diikuti 12 kabupaten dan kota ditambah satu provinsi. Adapun 12 kabupaten dan kota itu antara lain Kabupaten Sijunjung, Pasaman.

Kabupaten Padang Pariaman, Pasaman Barat, Solok. Kabupaten Solok Selatan, 50 Kota, Agam dan Dharmasraya dan Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selain itu, Kota Solok, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kota Pariaman dan Kota Sawahlunto.

(ind)

Berita Terkait

Baca Juga