Kota Pariaman Dapat Bantuan dari Pemerintah Pusat Melalui Program Kota Tanpa Kumuh

Kota Pariaman Dapat Bantuan dari Pemerintah Pusat Melalui Program Kota Tanpa Kumuh Kepala Dinas Perkim LH, Kota Pariaman, M. Syukri
Covesia.com - Kota Pariaman mendapatkan bantuan Rp10 miliar dari pemerintah pusat untuk Tahun 2020 ini, melalui Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh).

"Saat ini sudah memasuki tahapan tender di Balai Prasarana Permukiman, Ditjen Cipta Karya (CK), Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumaham Rakyat) Wilayah Sumatera Barat (Sumbar)," sebut Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH), Kota Pariaman, M. Syukri pada Selasa (30/6/2020).

Lanjut Syukri, Program Kotaku merupakan pembangunan infrastruktur berbasis masyarakat untuk mendukung program 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

"Kotaku tersebut merupakan salah satu program Padat Karya Tunai (PKT) yang dilaksanakan Pemerintah Pusat, dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) serta kelompok masyarakat untuk melakukan perbaikan kualitas kawasan permukiman kumuh di perkotaan," ungkapnya. 

Syukri mengatakan, terkait hal itu saat ini pihaknya telah selesai melaksanakan sosialisasi dan mendata rumah warga yang terdampak dari pembangunan kawasan sepadan sungai, di tiga kelurahan yang akan menjadi tempat dilaksanakan program Kotaku tersebut.

"Saat ini kami sudah mendapat data luas tanah dan bangunan rumah warga yang akan dibebaskan, dimana yang mempunyai sertifikat tanah akan kami ganti baik tanah dan bangunanya," ungkapnya. 

Sedangkan yang tidak mempunyai sertifikat, ganti rugi bangunan rumah tetap diganti. Tapi untuk ganti rugi tanah, akan kita bicarakan lebih lanjut.

Dijelaskan Syukri, pembangunan program Kotaku ini akan mengikuti konsep tata ruang kota yang sudah ada saat ini, dimana akan meneruskan pembangunan kawasan sepadan sungai dengan membangun jalan dan taman, sehingga program ini sejalan dengan misi Walikota Pariaman, pengembangan Water Front City.

(per)

Berita Terkait

Baca Juga